Showing posts with label BASIC FOREX 3. Show all posts
Showing posts with label BASIC FOREX 3. Show all posts

3 Alasan trading tanpa indikator....

Posted by Artikel Menarik | 8:10 PM | | 1 comments »

Indikator banyak sekali digunakan oleh para trader,indikator bukan berarti bagus hanya
karena banyak yg menggunakan.
inilah 3 alasan kenapa penggunaan indikator akan mengakibatkan trading loss.

1. kebanyakan indikator lag (terlambat)

tujuan utama penggunaan indikator adalah untuk mengetahui kemana arah pergerakan harga,
yang kemudian anda akan open posisi berdasarkan indi dan berharap profit.
tetapi itu akan sulit dilakukan apabila anda sudah telambat untuk masuk ke market, dan itu seringkali terjadi apabila anda menggunakan indikator.
indi tidak meramalkan kemana arah pergerakan harga karena indi hanya memberikan signal setelah pergerakan harga terjadi. inilah yg menyebabkan anda terlambat masuk ke market.

2. kebanyakan trader profesional tidak menggunakan indi


apakah anda mengira bahwa elite trader hanya duduk di depan chart dan menunggu "MA crossing" untuk memberi mereka konfirmasi untuk open posisi ??? well...profesional trader tidak melakukan itu.
mereka tahu bahwa indi selalu terlambat maka meraka tidak menggunakannya.
anda harus tahu mekanisme forex market, "yang kuat akan selalu memakan yg lemah, uang trader yg kalah masuk kantong trader yg profit", dan para pro trader inilah yg menjadi lawan anda di forex market.
ketika pro trader masuk ke market lebih awal, semantara anda masih menunggu indi untuk konfirmasi, maka hampir pasti para pro trader akan selalu keluar jadi pemenang.
pernah dengar tentang "90% lebih trader akan gagal dan sisanya hanya 10% yg akan bertahan" why...?
karena dalam trading anda akan selalu melawan para pro trader, big boys, dan bank2 sentral.

so be pro trader.

3.anda akan kalah jika anda hanya bergantung dengan indi

jika anda ingin menjadi trader yg sukses, maka anda harus berhenti mengandalkan indikator dan belajar untuk membaca price action. jika anda telah belajar cara menganalisa kemana harga akan mengarah pada real time trading, maka anda akan mendapat kemajuan yg dramatis dalam cara bertrading.
daripada menunggu indi yg selalu terlambat lebih baik belajar cara membaca price action, dengan begitu anda dapat masuk ke pasar lebih awal dan profit.
bergantung sepenuhnya pada indi hanya akan mengakibatkan loss trading, jika anda ingin menjadi pro trader yg sukses maka anda harus mengerti tentang price action.

jadi kesimpulannya jika anda ingin menjadi pilot maka belajarlah manjadi pilot dengan sekolah penerbangan,
dan jika anda ingin menjadi pro trader yg sukses belajarlah apa yg dilakukan para pro trader.



Backlinks


3 Alasan trading tanpa indikator....<data:blog.pageTitle/>


READ MORE - 3 Alasan trading tanpa indikator.... >

Memahami karakteristik dari mata uang yang ditradingkan akan membuat Anda sadar berapa tingkat resiko dan keuntungan yang dapat Anda dapatkan dari mata uang tersebut atau apakah mata uang ini cocok dengan toleransi resiko ataupun waktu trading Anda. Berikut kami mengulas beberapa mata uang populer yang seringkali ditradingkan.

GBP/USD

Grafik GBP/USD merupakan grafik agresif sepanjang masa. Lihat saja rentang pergerakan harga grafik ini yang sangat cepat. Grafik di bawah merupakan grafik 1 jam untuk GBPUSD. Dalam hitungan beberapa jam saja pergerakan sudah mencapai 100 poin lebih. Berita Fundamental yang sering muncul untuk GBP adalah pada pukul 06.00 WIB (medium impact) dan 16.30 & 19.45 WIB untuk High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Rata-rata pergerakan harian: 100 - 200 poin
Stop Loss ideal Daytrader : 200 poin
Jam aktif perdagangan : 15.00 - 22.00 WIB





EUR/USD

Menurut beberapa pengamat EUR/USD adalah pair mata uang yang lebih enak ditradingkan ketimbang GBPUSD. Pergerakannya 3/4 nya GBPUSD. Dengan menambahkan SMA 10 & 20, kita dapat mengambil keputusan Buy & Sell. Berita Fundamental yang sering muncul untuk EUR adalah pada pukul 16.00 & 18.00 WIB untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Rata-rata pergerakan harian: 75 - 150 poin
Stop Loss ideal Daytrader : 200 poin
Jam aktif perdagangan : 14.00 - 22.00 WIB




AUD/USD

Jika Anda ingin bertrading santai, tanpa takut pergerakan harga bergerak cepat secara drastis, Anda dapat memilih alternatif untuk AUD/USD. Pergerakan AUD/USD adalah setengah dari EUR/USD atau 3/4 dari GBPUSD. Stop Loss ideal Daytrader : 150 poin. Berita Fundamental yang sering muncul untuk AUD adalah pada pukul 07.30, 10.30 WIB (suku bunga) untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Jam aktif perdagangan : 07.00 - 22.00 WIB




USD/CHF

Iya, dengan mengetahui pergerakan USD naik atau turun, Anda cukup mengamati pergerakan USD/CHF. Grafik ini berlawanan dengan pergerakan GBP/USD, EUR/USD dan AUD/USD. Jika USD/CHF turun maka cenderung terjadi pergerakan naik yang hebat dari EUR/USD, GBP/USD dan AUD/USD. Sifat ketenangan yang alamiah jelas terlihat pada pair ini. Anda yang juga ingin bermain santai, dapat bertrading pada pair ini. Berita Fundamental yang sering muncul untuk CHF adalah pada pukul 14.00 WIB untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Stop Loss ideal Daytrader : 100 poin
Take Profit : 150 - 200 poin.
Jam aktif perdagangan : 14.00 - 22.00 WIB



USD/JPY

Pair ini sering memberi kejutan dimana Anda harus berhati-hati dalam mengambil keputusan Buy atau Sell. Akhir-akhir ini Yen Jepang sering melemah, jadi Anda jangan lama-lama open posisi Sell. USD/JPY per akhir Februari 2009 naik dari 93.00 menjadi 95.00. Jam berita Fundamental adalah 06.50 - 12.00 WIB untuk Jepang dan untuk USD yaitu pada pukul 19.30 - 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.

Stop Loss ideal Daytrader : 100 poin
Take Profit : 150 - 200 poin.
Jam aktif perdagangan : 14.00 - 22.00 WIB


Semoga bermanfaat, salam green pips
Sumber : www.belajarforex.com
READ MORE - Karakteristik Setiap Pair Mata Uang Forex >

Profit Tinggi Tanpa Emosi

Posted by Artikel Menarik | 10:14 AM | | 0 comments »


Profit tanpa Emosi - twps2 - www.seputarforex.comSebelum kita memulai Aktifitas untuk open Posisi, ada baiknya apabila kita dapat memahami Point-point penting yang harus kita jadikan pedoman dalam mengambil sebuah keputusan. Apa yang terjadi apabila kita tidak mengetahui secara jelas situasi keadaan pasar yang sebetulnya terjadi pada saat ini..? Sudah pasti kita akan mengalami banyak kerugian, karena kita melakukan Open Posisi telah dikuasai oleh Emosi dan Nafsu belaka.

Dalam dunia Finansial, banyak berkembang bahwa sebuah Informasi mengenai Sistem Trading yang menghasilkan dan Konsisten pastilah sangat sulit. Sedangkan faktor penentu proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem semata.

Faktor kerugian sering terjadi karena kita terpicu oleh Emosi yang sudah tak terkendali dan rendahnya kedisiplinan dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata.

Selain itu masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian. Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain :

•? Bernafsu mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi).

•? Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan.

•? Tidak mampu mempelajari pasar secara mendalam.

•? Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat.

•? Tidak mau mengalami resiko kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss).

•? Penempatan posisi modal yang salah (tidak sesuai dengan produk).

Dalam mengeliminasi potensi kerugian, sangatlah dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dalam diri seorang trader, agar dapat mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, berikut tips yang perlu anda Pelajari.

Semoga Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan antara trader yang berhasil dan trader yang merugi :
  1.  Membuat trading plan yang simpel dan mudah disesuaikan dengan kondisi pasar. Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi  performa trading. Untuk meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus selalu belajar dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu), trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi pasar dengan risk to reward yang menarik.
  2. Take Action. Trader yang sukses akan selalu memiliki inisiatif untuk bertindak. Aktivitas trading idealnya tidak dipengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, seorang trader tidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai rencana trading) dan berharap posisinya akan berbalik menjadi sebuah posisi menguntungkan. Ia juga tidak akan mudah panik sehingga terburu-buru dalam merespon kondisi pasar diluar perkiraan.
  3. Memiliki sebuah trading plan untuk dipatuhi, agar Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengambil atau melepas posisi. Poin ini sering dilupakan ketika trader sedang berada dalam situasi profit. Padahal, pengambilan posisi yang ideal selalu berpedoman pada trading plan dan bukan berdasarkan keadaan pasar terkini. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui efektifitas strategi tersebut. Evaluasi tidak akan terjadi apabila strategi yang diterapkan tidak konsisten dan alasan trading terus berubah. Seringkali trader mengabaikan trading plan karena tertekan oleh kerugian. Sesungguhnya masalah merugi adalah waktu terbaik untuk belajar menghindari loss di masa depan.
  4. Fokus untuk menjadi Konsisten. Trader yang baik pasti memahami bahwa lebih penting untuk menjadi konsisten dari pada meraih profit secara cepat. Salah satu bagian terpenting dalam trading, selain profit itu sendiri, adalah cara untuk mencapainya. Jika Anda hanya berharap pada keberuntungan dalam sebuah transaksi, berarti Anda masih belum memiliki strategi/sistem yang handal untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka waktu lama.

Apabila anda dapat meng-Aplikasikan Point-point tersebut diatas kedalam dunia Trading, berarti anda telah memegang salah satu kunci dalam trading. yang perlu untuk anda ketahui adalah jangan mudah menyerah dalam mengarungi setiap rintangan yang terjadi pada dunia Trading.  
 
READ MORE - Profit Tinggi Tanpa Emosi >

Hari Terbaik Untuk Trading

Posted by Artikel Menarik | 10:05 AM | | 0 comments »

TtT - twp2 - www.seputarforex.com
Ketika peserta pasar Asia mulai menutup toko, rekan-rekan Eropa baru memulai hari mereka. Walaupun ada beberapa pusat keuangan di seluruh Eropa, London adalah yang paling diperhatikan.


Secara historis, London selalu sebagai pusat perdagangan berkat lokasinya yang strategis. Tidak heran bahwa london dianggap sebagai ibukota forex dunia dengan ribuan pengusaha membuat transaksi setiap menit. Sekitar 30% dari semua transaksi forex terjadi selama sesi London.
Berikut adalah daftar rentang Pip's sesi London untuk pasangan mata uang utama :


Sesi London - twp2 - www.seputarforex.com

Beberapa fakta yang menarik mengenai sesi eropa :
  • Karena sesi london persilangan dengan dua sesi perdagangan besar lainnya – dan dengan London menjadi seperti pusat keuangan utama – transaksi forex yang besar terjadi selama sesi ini. Hal ini menyebabkan likuiditas yang tinggi dan biaya transaksi berpotensi lebih rendah.
  • Karena besarnya jumlah transaksi yang terjadi, sesi perdagangan London biasanya sesi paling volatile.
  • Sebagian besar tren dimulai selama sesi London, dan biasanya akan berlanjut sampai awal sesi New York.
  • Volatilitas cenderung mereda di tengah sesi, karena pedagang yang pergi untuk makan siang dan menunggu masa perdagangan New York untuk buka.
  • Tren kadang-kadang bisa membalik pada akhir sesi London, sebagaian trader Eropa yang mungkin memutuskan untuk mengambil untung.

Pasangan Mata Uang yang sebaiknya anda perdagangkan.

Karena banyaknya transaksi yang terjadi, ada begitu banyak likuiditas selama sesi Eropa yang hampir semua pasangan mata uang dapat diperdagangkan. Tentu saja, mungkin lebih baik untuk tetap dengan pair (EUR / USD, GBP / USD, USD / JPY, dan USD / CHF), karena spread yang ketat.

Selain itu, pasangan ini yang biasanya langsung dipengaruhi oleh laporan berita yang keluar selama sesi Eropa. Anda juga dapat mencoba cross yen (lebih spesifik, EUR / JPY dan GBP / JPY), karena cenderung sangat stabil saat ini. Karena ini adalah pasangan cross, spread mungkin sedikit lebih besar.

Setelah kita mengetahui bahwa sesi London adalah sesi tersibuk dari semua sesi yang lain, tetapi ada juga hari-hari tertentu dalam seminggu di mana semua pasar cenderung untuk menunjukkan gerakan yang lebih.

Dibawah ini adalah tabel pip rata-rata untuk pasangan utama (mayor) untuk setiap hari dalam seminggu :
Time To Trading - twps2 - www.seputarforex.com
Seperti yang dapat Anda lihat dari tabel di atas, mungkin akan lebih baik untuk trading hari Selasa-Kamis.

Jum'at biasanya sibuk sampai jam 12:00AM dan volatilitas menurun sampai tutup pukul 5:00 am. Ini berarti kita hanya bekerja setengah hari pada hari Jum'at. Dan akhir pekan selalu dimulai lebih awal.....

Jadi berdasarkan semua ini kita telah belajar kapan waktu tersibuk dan Waktu yang paling sibuk adalah waktu terbaik untuk trading karena mereka memberikan Anda kemungkinan keberhasilan yang lebih tinggi.

Mengelola Waktu Dengan Bijaksana

Kecuali Anda Edward Cullen, yang tidak tidur, tidak mungkin Anda dapat trading di semua sesi. Bahkan jika Anda bisa, mengapa? Walaupun pasar forex buka 24 jam setiap hari, bukan berarti kesempatan bisa diambil setiap saat. Selain itu tidur merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup sehat.

Anda perlu tidur untuk mengisi ulang dan mengembalikan energi sehingga Anda dapat melakukan tugas yang paling biasa seperti memotong rumput, berbicara dengan pasangan Anda atau mengorganisir koleksi perangko Anda. Anda pasti akan perlu istirahat jika Anda berencana untuk menjadi trader jagoan. Setiap Trader harus belajar untuk trading, sebenarnya....?

Setiap Trader harus mengetahui kapan disaat untuk memulai Trading dan kapan disaat untuk Berlibur. Berikut bocoran terbaik dan terburuk untuk trading.

Waktu Terbaik Untuk Trading
  • Ketika dua sesi yang tumpang tindih (overlaping). Ini juga waktu di mana peristiwa berita utama keluar, berpotensi memicu beberapa volatilitas dan gerakan terarah. Pastikan Anda memeriksa Jam berapa berita dikeluarkan.
  • Sesi Eropa cenderung tersibuk dari ke 3 sesi tersebut.
  • Bagian tengah minggu biasanya menunjukkan gerakan yang paling besar untuk pasangan mata uang utama.

Waktu Terburuk Untuk Trading
  • Jum'at, likuiditas menurun selama bagian terakhir dari sesi AS.
  • Hari libur, semua orang istirahat.
  • Berita mata uang Mayor, Anda tidak ingin mendapatkan gerakan naik turun (whipsawed) kan ?
  • Selama acara American Idol, final NBA, atau Superbowl.

Saatnya bagi anda untuk mengambil keputusan, setelah mengetahui sedikit bocoran yang telah saya utarakan diatas.  
READ MORE - Hari Terbaik Untuk Trading >

Ancaman Finansial Yang perlu Dipelajari

Posted by Artikel Menarik | 9:52 AM | | 0 comments »

Deflasi - twpsf2 - www.seputarforex.com
Apa yang telah terjadi pada Bank sentral dan intitusi internasional dalam beberapa minggu terakhir ini (sejak bulan Oktober) mengatakan bahwa resiko akan terjadinya Deflasi sudah meningkat, meski kadarnya masih dalam skala kecil. Pembahasan Deflasi telah mengingatkan kita pada kondisi pasar finansial Jepang yang memakan waktu selama satu dekade dalam perjuangannya untuk mengakhiri kesulitan ekonomi yang sudah dimulai dari pertengahan 1990, diawali dengan kelanjutan penurunan pada harga yang mengancam program pertumbuhan ekonomi pemerintah.


The Organisation for Economic Coorperation and Development (OECD) di tanggal 13 November memperkirakan Deflasi akan kembali pada perekonomian Jepang di tahun 2009, dan di tanggal 12 November lalu, Gubernur bank sentral Inggris Mervyn King berkata bahwa beliau tidak mengecilkan kemungkinan terjadinya deflasi di Daratan Inggris. Bank sentral di zona eropa dan Amerika Serikat telah menurunkan kemungkinan akan kelanjutan terjadinya Deflasi dalam ekonomi mereka dalam beberapa minggu terakhir.


? Apa yang Dimaksud Dengan Deflasi ?
Deflasi adalah kondisi penurunan pada harga secara terus menerus yang menyebar dengant cepat sehingga menyebabkan kesulitan pada pengeluaran konsumen dan bisnis terkait penundaan untuk penentuan harga (transaksi) yang terus menerus turun. Hal ini kebalikan dari kondisi Inflasi, ketika harga naik secara terus menerus, namun tidak beda dengan kondisi disinflasi, yang dilukiskan dengan turunnya tingkat inflasi. Deflasi terjadi ketika headline tahunan ekonomi terfokus pada indikator inflasi – biasanya indeks harga konsumen (CPI) berada dalam area negatif.


Dan kadang-kadang dinyatakan sebagai suatu periode turunnya harga serta upah secara umum. Deflasi dapat timbul bilamana jumlah uang atau uang deposito yang beredar sedikit, dibandingkan dengan jumlah barang serta jasa-jasa yagn ditawarkan, atau bila timbul perasaaan takut akan masa yang akan datang atau sebab lainnya yang menyebabkan berkurangnya pengeluaran konsumen secara material, hingga dengan demikian kecepatan jumlah uang beredar berkurang.

Apa yang Menjadi Masalah ?

Temuan di Jepang pada akhir tahun 1990 dan awal tahun 2000, membuat deflasi sangat sulit untuk dihadapi karena menguatkan lebih tajam. Diletakan hanya, kecuali dapat dihentikan diawal, deflasi dapat menghasilkan deflasi, mendorong kearah apa yang dikenal efek kenaikan deflasi. Ketika ekonomi telah jatuh hingga deflasi, permintaan dari sektor bisnis dan konsumen untuk membeli produk turun tajam karena mereka memperkirakan dapat membayar lebih rendah seiring kejatuhan harga. Namun sebagai produsen perjuangan untuk menjual dan bisa menahan, akan berimbas kepada pemangkasan jumlah pekerja dan mengurangi permintaan lanjutan. Hal itu yang menyebabkan deflasi menjadi lebih dikemukakan.

Berikut ini adalah beberapa fakta dari Deflasi:

? Seiring kejatuhan harga, nilai dari setiap mata uang akan meningkat. Hal ini membuat itu semakin mahal untuk hutang jasa yang sudah ada. Hal ini seluruhnya dikarenakan oleh tindakan pemerintah, yang telah meminjamkan trilyunan dolar ke pasar global untuk menopang sektor finansial, yang ditujukan untuk para konsumen.

? Seiring hutang menjadi lebih mahal untuk dibayarkan, resiko kegagalan dan kebangkrutan meningkat juga, membuat perbankan lebih mewaspadai pemberian pinjaman. Hal ini mengurangi permintaan dan menambah keterpurukan dari permasalahan deflasi.

Bagaimana Penyelesaian Deflasi dalam Sejarahnya di Masa Lalu.
? Pemangkasan pajak untuk mendorong permintaan dari konsumen dan bisnis.

? Penurunan suku bunga bank sentral untuk menopang aktivitas ekonomi.

? Mencetak lebih banyak uang untuk menambah supply uang.

? Memberikan tambahan suntikan modal kepada sistem perbankan.
? Meningkatkan anggaran pengeluaran pemerintah pada proyek yang dapat mendukung pemulihan investasi sektor swasta.


Berikut ini merupakan reaksi dan korelasi Deflasi pada masing-masing indikator ekonomi :

  1. Dengan kelanjutan penurunan inflasi secara berturut-turut (dipengaruhi oleh penurunan harga komoditi, khususnya minyak) pada akhirnya akan menyebakan timbulnya ancaman Deflasi.
  2. Hutang Sektor swasta akan terapresisasi oleh penurunan tingkat suku bunga yang terjadi secara berkala.
  3. Pengeluaran konsumen dan sektor swasta terhambat oleh ketatnya pasar kredit atau tingginya beban bunga yang harus ditanggung oleh konsumen dan sektor swasta.
  4. Tingkat pengangguran akan naik seiring turunnya aktivitas bisnis dan ekonomi riil.
  5. Turunnya tingkat penjualan ritel yang terimbas oleh turunnya pendapatan konsumen dan perusaan.
  6. Tingkat pertumbuhan ekonomi dan GDP akan turun di tahun mendatang karena ekonomi tidak berjalan dalam kategori Full Employment.
  7. Bunga Obligasi pemerintah akan naik seiring kebutuhan pemerintah untuk mencetak uang dan penerbitan surat hutang jangka panjangnya.
  8. Turunnya indeks kepercayaan konsumen atas kinerja ekonomi yang diakibatkan oleh dampak krisis.
  9. Suku bunga utama akan terus diturunkan untuk memulihkan pasar kredit.
  10. Anggaran pengeluaran/belanja pemerintah melonjak naik dalam jangka panjangnya untuk memberikan stimulus bagi perekonomian.
  11. Indeks harga konsumen akan berada di area negatif yang terpengaruh oleh penurunan harga komoditi.
READ MORE - Ancaman Finansial Yang perlu Dipelajari >

Trading Memanfaatkan Berita

Posted by Artikel Menarik | 9:44 AM | | 0 comments »

Dasar Fundamental - twp2 - www.seputarforex.com
Pelajaran sepanjang tahun 2008 yang diwarnai dengan news maupun faktor-faktor fundamental akan memberikan keuntungan yang besar di masa mendatang, di edisi khusus Tahunan Buletin Futures Monthly kali ini kita akan coba memberikan ulasan kepada para pembaca hal-hal yang berhubungan dengan berita, dan mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi pasar. Beberapa artikel berita dalam Buletin FM sebelum-sebelumnya dapat digunakan oleh pembaca untuk menarik benang merah atas analisis fundamental, yang dikumpulkan dari fakta-fakta serta bentuk opini-opini yang diperlukan jika pembaca hendak melakukan transaksi didasari dengan “Berita”.



Langkah pertama dalam melakukan trading memanfaatkan News adalah dengan membiasakan diri anda dengan melihat berbagai berita keuangan terkini untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di market. Langkah berikutnya adalah mengkaji dan memilih berita apa yang dampaknya signifikan ke market, setelah itu kita tentukan sebesar apakah dampaknya. Ada baiknya jika anda memiliki daftar economic indicator minimal negara-negara G7, biasanya di monexweekly kami sediakan proyeksi data maupun bias sentimen per indikator ekonomi-nya setiap minggu, berikut dengan kategori data berdasarkan dampaknya dari yang terbesar hingga yang terkecil. Trader professional biasa membagi “news” atau “berita” menjadi dua kategori, yaitu fakta dan opini. Setiap kategori memiliki dampak ke pasar di waktu-waktu tertentu. Contohnya investasi yang dilakukan oleh Bank of America / Countrywide adalah “fakta”, sementara interview dengan direktur Countrywide, Dick Mozillo atau interview dengan Presiden AS yang baru terpilih Barrack Obama adalah “opini”. Mari kita analisa bentuk berita/news ini lebih jauh untuk mendapatkan gambaran mengapa hal tersebut sangat penting bagi para pelaku pasar.



Langkah kedua adalah mengenali berita yang berhubungan dengan isu-isu yang sedang memanas. Misalnya berita mengenai kondisi sektor perumahan dan otomotif AS akhir-akhir ini yang jadi fokus pasar. Langkah berikutnya adalah memutuskan apakah berita tersebut benar-benar “baru”. The Fed yang berusaha menyelamatkan General Motor (GM), Ford atau investasi yang dilakukan Bank of America (BofA) pada CountryWide di saat kondisi market yang penuh dengan pesimisme adalah sangat signifikan. Mengapa ? Karena semua orang telah mengetahui bahwa isu ekonomi AS yang sedang terpuruk. Namun berita The Fed dan BofA itu merupakan berita pertama yang positif dan bisa membangkitkan optimisme sektor otomotif dan perumahan. Menjadi berita tersebut “berita baru”. Selain itu BofA adalah salah satu bank terbesar di dunia. Countrywide dan GM merupakan perusahaan terbesar dari segi jumlah karyawan dan kedua perusahaan itu lokomotif utama di sektor industri keuangan, otomotif dan perumahan. Dan kedua jenis berita itulah yang menghasilkan “berita baru” yang membalikkan semua hal yang menjadi fokus pasar sebelumnya. Pemikiran para pelaku pasar menjadi bagus, ketika sektor otomotif mereka pikir buruk sehingga merubah psikologis sentimen dan meningkatnya keyakinan di sektor otomotif maupun perumahan.



Hal berikutnya yang berbentuk “opini” adalah interview dengan Barrack Obama, presiden AS yang baru. Seluruh dunia telah bereaksi pada cerita BofA dan Countrywide. Kemudian dalam interview langsung dengan Presiden yang akan dilantik pada pertengahan Januari mengatakan beliau akan menyusun jurus anyar serta stimulus sebagai tindakan pencegahan resesi pada tahun 2009 meskipun belum resmi menjadi Presiden. Performa S&P pun masih naik beberapa persen dari low 21 November. Maka berakhirlah sentimen dan psikologis negatif sebelumnya pada sektor otomotif serta perumahan.



Pembaca harus menyadari bahwa suatu bentuk transaksi hanya mencakup probabilitas / peluang. Divisi Riset monex biasanya mencoba untuk mencari hal yang penting pada kejadian tertentu berdasarkan ekspektasi peluang tertentu dan membuat kesimpulannya. Obama membuat pernyataan. Apakah hal tersebut terdengar bagus untuk anda – apakah hal itu membuat anda merasa tidak yakin dengan posisi anda di market. Tentunya ada pengaruhnya pada diri anda ketika mendengarnya khan? Karena besar kemungkinannya reaksi anda juga, akan sama dengan reaksi orang lain sebagai pelaku pasar. Secara ringkasnya mungkin apa yang anda rasakan tidak akan jauh berbeda dengan pelaku pasar lainnya - jika pembaca tidak merasa “surprised”, maka kami juga meragukan akan banyak orang turut merasa “surprised”. Perumpamaannya adalah perilaku burung bebek, saya rasa semua orang tahu bahwa buruk bebek selalu terbang ke arah selatan ketika musim dingin dimulai. Namun jika tiba-tiba anda melihat burung bebek itu terbangnya malah ke utara ketika musim dingin dingin, maka disitulah anda mendapatkan “berita baru”.



Sumber berita yang biasa kami kumpulan dari berbagai sumber seperti Reuters, Bloomberg dan vendor data lainnya, di berbagai sumber bisa jadi banyak sekali berita yang negatif mengenai sektor perumahan, otomotif maupun keuangan, namun itu memang tugas kantor berita untuk menyediakan informasi berita sebanyak mungkin. Tapi kita adalah pelaku pasar, trader/investor, maka merupakan tugas kita untuk memutuskan mana berita yang merupakan penggerak market. Jika kita tidak bisa memutuskan, maka bersikaplah sabar dan bijaksana serta tahu kapan harus bertransaksi di momen yang tepat.
 
READ MORE - Trading Memanfaatkan Berita >

Short Selling

Posted by Artikel Menarik | 9:27 PM | | 0 comments »


Short Selling - twp2 - www.seputarforex.com
Salah satu kelebihan investasi perdagangan forex adalah adanya leverage atau two way opportunity, yaitu kesempatan mencetak keuntungan baik dalam kondisi harga sedang naik maupun sedang menurun. Dalam kondisi harga sedang naik, strategi yang digunakan adalah perdagangan konvensional, yaitu membeli dahulu dengan harga murah baru kemudian menjualnya. Inilah yang dilakukan pada transaksi sektor riil.



Dalam perdagangan forex, jika kondisi harga sedang menurun, investor bisa melakukan strategi short selling, yaitu melakukan penjualan lebih dulu dengan harga yang masih tinggi baru membeli ketika harga sudah murah / menurun. Pada investasi forex, short selling menjadi pengetahuan wajib dan pekerjaan wajib pula. Sebab, justru kondisi inilah yang sering terjadi. Oleh karena itu investor harus mengetahui seluk beluk short selling ini.



Apa dan bagaimana perdagangan forex dengan short selling itu ? Pada prinsipnya, short selling adalah melakukan penjualan suatu barang atau jasa yang tidak dimiliki oleh penjual. Mengapa bisa terjadi, seseorang yang tidak memiliki suatu barang atau jasa untuk dijual dapat melakukan penjualan ? Bagaimana seandainya pembeli menuntut penjual untuk segera menyerahkan barang atau jasanya ? Di sinilah perbedaan berinvestasi di sektor riil dengan berinvestaii di perdagangan forex.



Di pasar barang misalnya sektor riil, pedagang kambing, tidak mungkin bisa menjual kambing yang tidak dimilikinya kepada pembeli. Alasannya ? Pertama, tentu pembeli ingin melihat dulu wujud kambing yang akan dibelinya, apakah gemuk, sehat, kurus atau bagaimana ? Kedua, kalaupun penjual berhasil mendapatkan kambing yang akan dijualnya, dia harus membelinya terlebih dahulu. Ketiga, di pasar barang perdagangan terjadi secara spot atau tunai, artinya pembayaran dilakukan begitu terjadi transaksi.



Sedangkan di pasar forex, penjual dan pembeli tidak bisa langsung saling bertemu dan menyaksikan barang yang akan diperdagangkan. Untuk mempermudah pemahaman mengenai mekanisme short selling barangkali lebih baik diilustrasikan dengan contoh.



Misalnya ada tiga investor, sebut saja A, B dan C. Sedang mata uang yang dijadikan ajang short selling adalah GBP. Misalnya A bertindak sebagai pelaku short selling, dengan menjual GBP kepada C. Mengapa A berani melakukan tindakan itu ?



Pertama, perdagang­an forex terjadi secara future, artinya penyerahan dilakukan kemu­dian malah dalam praktik commodity future trading/bursa komoditi berjangka penyerahan ini tidak pernah ada-sehingga A tidak harus segera menyerahkan GBP kepada C.



Kedua, A berkeyakinan bahwa harga GBP akan menurun di waktu kemudian (setelah A menjual GBP kepada C). Informasi penurunan harga GBP di waktu kemu­dian itu merupakan kunci sukses short-selling.



Kita lanjutkan contoh diatas, katakan A melakukan short selling dengan menjual 1 lot (USD 10,000) GBP dengan kurs USD 1.8850 pada pukul 11.00. A berani menjual GBP dengan harga 1,8850, ka­rena dari analisis tehnikal A mendapatkan hasil GBP akan melemah terhadap dollar AS menjadi USD 1,8700 pada pukul 15.00 (setelah penjualan terjadi). Jika C bersedia membeli 1 lot GBP yang di jual A, maka kelak C akan menyerahkan uang sejumlah USD 188.500 ke­pada A.



Apa yang terjadi selanjutnya ? Misalnya, analisis yang dilakukan A tepat, pada pukul 15.00 kurs GBP menunjuk angka USD 1,8700 Dengan segera A melakukan order beli. Kebetulan B bersedia menjual 1lot GBP kepada A pada kurs USD 1,8700. Jadi kelak A harus menyerahkan uang kepada B sejumlah USD 187,000.



Dengan demikian, pada saat settlement :



? si A menerima uang sejumlah USD 188.500 dari si C.


? si A segera membayar USD 187.000 kepada si B


? si A menerima 1 lot GBP dari si B.


? si A memberikan 1 lot GBP kepada si C.



Dengan strategy short selling yang dilakukan si A, maka si A menghasilkan keuntungan USD 1.500



Kapan short selling menguntungkan ?



Apakah short selling selalu menguntungkan ? Tentu saja tidak. Bagaimana ini bisa terjadi ? lni terjadi jika : Pertama, Analisis A salah, misalnya perhitungan analisis teknikal yang dilakukan A tidak akurat sehingga keputusan short selling yang diambil A tidak tepat. Katakan pada pukul 15.00 dan sesudahnya ternyata kurs GBP justru menguat menjadi USD 1,8950. Dengan demikian, ketika A harus menu­naikan kewajibannya meyerahkan 1 lot GBP kepada C, A harus membeli GBP pada harga USD 1,8950. Kalau kebetulan,B bersedia menjual 1 lot GBP pada harga USD 1,8950, maka kelak A harus menyerahkan uang sejumlah USD 189,500 kepada B.



Dengan demikian, pada saat settlement :



? si A menerima uang sejumlah USD 188.500 dari si C.


? si A membayar sejumlah USD 189.500 kepada si B.


? si A menerima 1 lot GBP dari si B.


? si A memberikan 1 lot GBP kepada si C.



Di sini A menderita rugi USD1,000, ditambah dengan fee untuk pialang berjangka, akibat short-selling.



Kedua, kerugian bisa terjadi kalau A tidak berhasil mendapatkan 1 lot GBP. Artinya, tidak ada satupun investor yang bersedia mejual GBP, dengan berbagai alasan. Dalam perdagangan forex keadaan itu tidak akan pernah terjadi, sebab semua transaksi dijamin penye­rahannya oleh KBI.



Dalam transaksi saham kejadian seperti itu-gagal serah-masih mungkin terjadi. Untuk mengatasi masalah kerugian akibat tidak berhasilnya mendapatkan saham ini, bisa dipecahkan dengan cara meminjam saham kepada pihak lain. Tentu saja dengan disertai bi­aya tertentu (semacam bunga). Pihak yang bisa bertindak memberikan pinjaman saham bisa datang dari sesama investor, perusahaan pialang atau LKP (Lembaga Kliring dan Penjaminan).



Pesan untuk Short Selling :



  1. Dari pengalaman si A tersebut, ada pelajaran berharga yang bisa dijadikan referensi bagi investor, di antaranya :
    1. Short selling merupakan tindakan spekulasi, sehingga tidak se­mua investor sanggup melakukannya. Short selling cocok bagi investor yang mengharapkan pendapatan dalam jangka pendek, dan memiliki sikap berani mengambil risiko.
  2. Faktor Informasi dan ketepatan analisis memegang peranan penting dalam mendukung ketepatan pengambilan keputu­san. lnformasi yang akurat dan analisis yang tajam menjamin ketepatan perkiraan, sehingga memungkinkan investor bisa mendapat keuntungan. SebaIiknya, bila informasi tidak akurat, demikian pula dengan analisis yang tidak mendalam, akan me­nyebabkan perkiraan tidak tepat, sehingga investor berpotensi menderita kerugian.
  3. Dalam prakteknya perdagangan forex di BBJ, pihak-pihak yang ter­libat dalam short selling yakni investor A, B dan C, tidak pernah saling kenal, apalagi bertemu. Dan gagal serah maupun gagal bayar tidak akan pernah terjadi. Sebab semua transaksi dijamin keberhasilannya oleh KBI. Jadi tidak perlu khawatir untuk melakukan short selling dalam investasi forex.




READ MORE - Short Selling >

Pengertian Contract for Difference (CFD)

Posted by Artikel Menarik | 4:21 PM | | 0 comments »

1
 

CFD - Team wp2 - seputarforex.com
CFD (Contract for Difference), atau kontrak untuk perbedaan merupakan kontrak derivatif yang pada dasarnya mungkin berupa instrumen keuangan (saham, obligasi dan sekuritas lainnya dan juga instrument derivative lainnya seperti kontrak future untuk komoditas atau nilai indeks saham dll).



Sebuah kontrak untuk perbedaan ini merupakan perjanjian antara dua pihak untuk membayar selisih antara harga beli dan harga penjualannya. Jika saat harga transaksi nilai kontrak meningkat maka penjual membayar perbedaan pembeli. Jika harga turun maka pembeli membayar kepada penjual. Dengan demikian, CFD memungkinkan Anda untuk mendapatkan keuntungan lebih baik dari pertumbuhan maupun juga pada insiden penurunan instrumen yang mendasari kontrak. Selain itu, CFD memiliki ambang input rendah dengan persyaratan margin kecil dan bahwa klien dapat melakukan transaksi, mulai dari 0,1 kontrak pertukaran.



Dengan bertransaksi CFD, anda dapat memperoleh keuntungan jika :



  • Terjadinya peningkatan atau turunnya bursa saha, menggunakan CFD atas saham Individu/sendiri atau CFD pada bursa saham berjangka.
  • Adanya perubahan harga dunia atas produk yang paling populer, dengan bantuan CFD pada bursa berjangka komoditi.
  • Terjadinya peningkatan/penurunan dibursa obligasi, dengan bantuan CFD futures pada bursa obligasi dan tingkat suku bunga antar bank.
  • Anda dapat menggunakan strategi yang lebih canggih, dengan menggunakan beberapa alat dalam kombinasi.



Fitur Trading CFD



1. Fitur Leverage



Jaminan dibebankan atas transaksi alat CFD tidak tergantung pada leverage akun klien. Jaminan untuk alat CFD ditetapkan sebagai berikut :



  • Untuk CFD pada saham adalah 10% dari posisi terbuka (jumlah lot x 100 saham x harga pembukaan). Dengan demikian, leverage untuk saham adalah 1:10, namun leverage yang relatif rendah, membuat instrumen ini kurang menarik untuk spekulasi, karena saham memiliki pergerakan harga instrumen transaksi yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan pasangan mata uang.
  • Untuk CFD pada bursa berjangka komoditi jaminan ditentukan secara individual untuk setiap kontrak, nilai-nilai ini juga dapat ditemukan dalam spesifikasi kontrak. Misalnya, untuk CFD pada komoditi minyak merek Light Sweet jaminan deposit adalah $3200 per lot, dan untuk CFD pada kontrak berjangka indeks EURO STOXX 50 adalah €1.200, jaminan dalam hal ini akan diperhitungkan ke Dolar AS (USD) pada kurs saat ini.



Mengingat bahwa jaminan telah ditetapkan secara individual untuk setiap kontrak, leverage juga ditentukan secara individual.



2. Fitur Waktu Transaksi


Waktu trading ditentukan dalam spesifikasi kontrak. Misalnya, untuk CFD pada saham AS waktu transaksi 16.30-23.00 (GMT +2), untuk CFD komoditi waktu transaksi ditetapkan secara individual.



3. Spread


Untuk semua instrumen CFD ditetapkan adanya floating spread. Karena itu, perusahaan MasterForex menyediakan instrumen yang paling likuid, dimana spread sangat minimal.



4. Komisi Trading



  • Untuk CFD pada saham adalah 0,12%  dari kontrak. Komisi = jumlah lot x 100 x harga pembukaan x 0,12%
  • Untuk CFD Komoditi komisinya adalah $13 untuk 1 Lot.



Komentar : Komisi dibebankan pada keduanya hanya 1 kali yaitu ketika Anda membuka transaksi.



5. Akhir dari Komoditi CFD


CFD pada kontrak futures berjangka. Ini berarti bahwa instrumen apapun dapat ditransaksikan untuk suatu jangka waktu tertentu, dimana setelahnya semua posisi harus ditutup.



Dalam rangka mengamati kecenderungan umum dari pergerakan harga dan untul memfasilitasi transaksi maka digunakan instrument instrumen dengan nama permanen, terlepas dari kontrak yang berlaku.



Menjelang hari berakhirnya periode transaksi dari setiap kontrak, semua posisi harus ditutup. Jika posisi tetap terbuka pada akhir hari maka semua posisi akan ditutup secara otomatis pada harga yang berlaku saat itu. Pada hari berikutnya transaksi dibuka untuk kontrak berikutnya dari intrumen tersebut.



Contoh Transaksi CFD



1. Transaksi CFD pada saham


Misalkan : diharapkan bahwa saham Coca-Cola Company berkembang. Harga saat ini dalam sistem transaksi untuk pembelian adalah $61,20, penjualan - $ 61,19. Terjadi pembelian 300 lembar saham (3 lot) pada harga saat ini $ 61,20 :



  • Membeli 300 lembar saham (3 lot), di 61,20



Misalkan : dalam dua jam kemudian, harga pembelian telah naik dan sekarang berada pada $61,57 untuk harga beli dan $61,56 untuk harga jual. Untuk mendapatkan keuntungan maka dilakukan penjualan seluruh saham yang dibeli sebelum harga saat ini $61,56.



  • Menjual 300 lembar saham (3 lot), di 61,56



Dengan demikian laba bersih per saham adalah 36 sen ($61,56 - $ 1,20), dari 300 lembar saham akan menerima keuntungan sebesar $108Jika anda trading CFD pada saham MasterForex perlu diingat bahwa ada komisi perusahaan sebesar 0,12% dari besarnya kontrak. Dalam transaksi ini komisi akan dikenakan pada saat pembukaan order sebesar $22.03 ($61.20 x 300 x 0.1%). Dengan demikian, hasil keuangan dari transaksi ini akan menerima sebesar $85,97 ($108 - $22,03).



2. Transaksi CFD pada bursa berjangka Komoditi


Asumsikan sebagai berikut : diharapkan penurunan harga minyak. Harga di terminal trading CFD atas komoditi berjangka merek Light Sweet dengan pengiriman pada bulan Desember 2010 adalah $81,43 untuk pembelian dan $81,42 untuk penjualan. Diambil keputusan untuk menjual 0,5 kontrak pada harga saat ini $81,42 :



  • CLZO Jjual 0,5 lot pada $81,42



Hari berikutnya diambil keputusan untuk menutup posisi. Ketika harga mencapai $80,23 untuk pembelian dan $80,22 untuk penjualan, posisi ditutup pada harga saat ini $80,23.



  • CLZO Buy pada 0,5 lot pada $80,23



Hasil transaksi dapatdihitung dengan 2 cara :



  • Dari kontrak dimana untuk instrumen ini adalah 1000 barel minyak:
    1000 x 0,5 x (81,42-80,23) = $595; (kontrak ukuran x jumlah x (jual - beli))
  • Dari harga beli jadi, yang ditetapkan dalam spesifikasi kontrak (untuk ukuran instrument jati tersebut besarnya = 0,1, harga $10) :
    0.5 x (($81.42 - $80.23) / 0.01) x $10 = $595; (jumlah beli x ((jual – beli)/besar/ukuran jati) x harga jati).



Untuk transaksi CFD pada komoditi berjangka juga akan dikenakan komisi per transaksi, tapi di sini adalah tetap sebesar $14,75 untuk tiap lot (komisi juga diambil saat Anda membuka posisi).
 
READ MORE - Pengertian Contract for Difference (CFD) >

Strategi Switching

Posted by Artikel Menarik | 4:17 PM | | 0 comments »

 

pendulangforex - team 2wp - seputarforex.com
SWITCHING, strategi ini penting dilakukan guna menghindari kesalahan pada posisi trading yang berujung sangat fatal. Saat kita memperkirakan harga akan naik, namun pada kenyataannya harga terus turun dan semakin turun. Bila demikian, mengapa kita terus bertahan pada keyakinan yang salah ?



Switching merupakan suatu strategy untuk melakukan pergantian arah secara cepat dengan cara menutup posisi kita (cut loss) yang sedang merugi karena ternyata harga bergerak berlawanan dengan prediksi yang kita lakukan. Pada saat itu kita membuka posisi baru dengan mengikuti harga yang bergerak berlawanan tersebut dan berharap akan mendapatkan keuntungan pada posisi yang kedua lebih besar dari posisi sebelumnya yang sudah merugi karena kita cut loss.



Ya, masalahnya adalah sejauh mana kita meyakini bahwa posisi kita salah. Ini juga bukan hal remeh. Perlu pengetahuan dan seperangkat analisis untuk bisa sampai pada kesimpulan bahwa kita memang salah, dan harus segera diubah.



Tentu istilah “jangan melawan harga pasar” harus lebih diutamakan daripada bersikap egois dan menyatakan harga akan kembali lagi. Switching semata-mata bersifat personal. Semua berdasarkan analisis personal di mana hanya kita yang bisa meyakini. Trend adalah sahabat anda. Meyakini trend berarti menghilangkan egoisme.



Kerugian pada posisi salah yang pertama perlu segera ditutup dan kita segera mengambil langkah lain untuk mengambil keuntungan. Lalu, bagaimana kalau analisis kedua kita ternyata salah? Dan harga memang benar-benar sesuai prediksi pertama? Apakah kita harus melakukan switching ulang ?



Semua keputusan memang terserah Anda. namun, bila memperhatikan hal ini: bila berturut-turut kita melakukan analisis yang salah, tutup chart Anda dan refreshing melakukan penyegaran, evaluasi mengapa kok selalu terjadi kesalahan.



Untuk itu, ada baiknya anda juga memperhatikan ungkapan seorang trader William O'neil seperti berikut :



Kebanyakan investor yang tidak punya skill, keras kepala menahan kerugiannya ketika kerugiannya masih kecil. Mereka beralasan akan bisa keluar dengan keuntungan yang minimal. Mereka tetap menunggu dan menunggu dan berharap sampai kerugiannya menjadi keuntungan. Namun disayangkan biaya yang dikeluarkan juga cukup besar.


Maka stop loss akan sangat berguna untuk membatasi diri dan memperbaiki disiplin dalam kemampuan diri kita ber trading.
READ MORE - Strategi Switching >

Penguasaan Diri Dalam Trading

Posted by Artikel Menarik | 3:09 PM | | 0 comments »


Penguasaan Diri Dalam Trading
Ketika anda bertrading, terdapat 2 emosi yang harus anda taklukan, FEAR (ketakutan), dan GREED (keserakahan). Dalam intensitasnya masing-masing, setiap trader akan mengalami kedua emosi tersebut. Trader yang cenderung berhati-hati dalam bertransaksi akan lebih banyak dikuasai oleh FEAR/ketakutan. Banyak kesempatan yang hilang karena takut kalah, banyak juga keuntungan yang tidak maksimal karena emosi tersebut memaksa keluar dari posisi sebelum waktunya.



Trader yang ingin cepat mendapatkan keuntungan cenderung menjadi SERAKAH, mengambil setiap kesempatan yang muncul, ingin mendapatkan keuntungan yang lebih, dan menggunakan semua modal dalam sekali transaksi. Pergerakan harga dipasar valas sendiri dimotivasi oleh kedua emosi tersebut, hanya trader yang bisa mengatasi kedua emosi itulah yang mampu bertahan dan berhasil.



Ada beberapa sikap yang harus dimiliki oleh para trader untuk membantu mengatasi 2 emosi yang saya sebutkan diatas :



Tetapkan tujuan yang Masuk Akal.


Hampir setiap buku yang mengisahkan pengalaman seorang trader yang berhasil selalu menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai didorong oleh tujuan yang mereka tetapkan.



Tujuan tersebut membantu mereka untuk menjadi fokus dan berhasil. Seseorang akan bekerja secara efektif bila dia memiliki tujuan dalam pikirannya, bahkan orang tersebut akan mencapai taraf efektivitas kerja maksimal saat dia betul-betul memahami tujuan pekerjaannya (dan keuntungan untuk dirinya), demikianlah cara kerja pikiran anda.



Agar tujuan yang anda buat tidak terlalu membebani anda dan bia dicapai, maka :



  • Tujuan Harus Realistis.
  • Tujuan harus Dapat Dicapai.
  • Tujuan Harus Dapat Diukur.



Learning to Love to Take a Loss


Pepatah yang akan anda sering dengar dari sesama trader adalah “Belajar untuk menerima kekalahan sebagai bagian dari permainan”. Dalam bisnis apapun ada waktunya anda rugi terlebih dahulu, yakni waktu-waktu dimana usaha anda mungkin belum terlalu dikenal, masih harus memberi diskon untuk menarik pelanggan, hal itu sangat wajar dalam dunia bisnis. Demikian juga dalam bisnis valas, ada saat dimana anda akan mengalami kekalahan. Belajar untuk menerima kekalahan adalah salah satu sikap yang harus dikembangkan oleh seorang trader yang berhasil.



Jangan pernah menyalahkan siapapun atau apapun, baik itu broker, sistem trading dll.. Mulai belajar menerima tanggung jawab, sama seperti anda menerima kemenangan dengan tangan terbuka. Demikian juga saat anda menerima kekalahan dengan sikap penuh tanggung jawab. Belajarlah dari kekalahan tersebut. Cari tahu apa yang membuat anda bisa kalah dan belajarlah darinya.



Seorang trader yang sukses masih harus menghadapi puluhan kali kerugiaan dalam transaksinya, tetapi mereka memandang kerugian sebagai bagian yang harus mereka terima yang sama dengan kemenangan. Seorang trader yang sukses bukanlah seorang trader yang tidak pernah kalah, tetapi seorang trader yang dapat meminimalkan resiko kekalahan dan menaikkan tingkat kemenangan dengan strategi yang benar. (Probabilitas kemenangannya lebih besar dibandingkan kekalahannya.



Anda layak menerima Kemenangan Besar dan Cepat


Ada banyak pemikiran yang salah yang anda terima dari orang tua/budaya, bahkan lingkungan tempat anda bertumbuh besar. Banyak diantara anda yang diajarkan bahwa untuk mendapatkan uang haruslah bekerja keras. Semakin keras bekerja, semakin banyak anda mendapatkan uang.



Kesadaraan demikian terbawa hingga kini dan ketika anda mulai bertransaksi valas…bammm… transaksi anda menghasilkan keuntungan $1000 dalam waktu kurang dari 5 menit. Ada perasaan “tidak layak” untuk mendapatkan uang tersebut dalam waktu secepat itu. Apa yang terjadi kemudian adalah hal yang tidak dapat di duga. Anda mulai membiarkan keuntungan anda berkurang hanya demi mengurangi rasa bersalah yang timbul akibat kemenangan yang cepat tadi. Kemenangan besar yang anda peroleh merupakan salah satu hasil kerja keras dan investasi anda. Anda layak mendapatkan itu.



Aturan Bertransaksi


Buat peraturan untuk anda sendiri, yakni peraturan yang timbul dari kebiasaan baik yang anda pelajari selama bertransaksi. Kebiasaan-kebiasaan yang anda sering lakukan dan biasanya membawa keuntungan.



Beberapa contoh trading rules/aturan transaksi yang bisa anda terapkan adalah :



  1. Mulaialah dengan Doa, ataupun sikap yang membuat diri anda santai.
  2. Jika target telah terpenuhi, berhentilah.
  3. Banyak membaca mengenai Nalisa Fundamental untuk menambah wawasan anda.
  4. Banyak membaca Buku dan updgrade you knowladge.
  5. Disiplin dalam melakukan Trading Stratedy yang telah anda lakukan.
  6. Olah Raga dan Tidur yang cukup.
  7. Dan Buat Prioritas.



Membuat Stop Loss yang Bijaksana


Kemampuan anda untuk mengantisipasi dan mengawasi pergerakan harga sangat terbatas (anda tidak mungkin online 24jam sehari). Menyadari keterbatasan yang anda miliki dan mulai menggunakan Stop Loss adalah sebuah langkah preventif yang sederhana dan sangat bijaksana.



Pasanglah Stop Loss berdasarkan beberapa ketentuan seperti berikut :



  • Maksimal Stop Loss adalah sebesar resiko transaksi yang telah anda tetapkan.
  • Stop Loss mengikuti besarnya Channel (gunakan Bolingger Band).
  • Sesuaikan dengan Time Frame yang anda gunakan.



Being Objective


Menjadi objektif saat mengamati pasar sangatlah penting. Trader yang objektif akan menerima setiap masukan dan menjadikannya bahan pertimbangaan untuk mengambil posisi.



Mark Douglas, penulis buku “The Disciplined Trader”, menuliskan 7 karakterisitik trader yang objektif. Berikut ketujuh karakteristiknya :



  1. Tidak merasa ditekan.
  2. Anda tidak merasa Takut.
  3. Anda tidak merasa di Tolak.
  4. Tidak ada Benar dan Salah.
  5. Anda yakin dengan penilaian yang telah anda buat, dan itulah yang anda kerjakan.
  6. Anda dapat menganalisa pasar dengan perspektif seakan-akan dia tidak sedang mengambil sesuatu posisi.
  7. Biasakan diri anda tidak terfokus pada Uang, melainkan pada pergerakan Harga.



Revenge Trading


Jangan pernah transaksi dengan tujuan ‘balas dendam’. Dalam kondisi tersebut, emosi anda akan bergejolak. Anda marah, marah pada pasar yang bergerak tidak sesuai dengan keinginan anda. marah atas kecerobohan diri sendiri. Ketika kemarahan muncul, Anda mengambil keputusan transaksi untuk mengganti kerugian yang terjadi. Dengan begitu, keputusan tersebut biasanya tidak didasari atas pikiran yang jernih dan benar (sehingga akhirnya anda pun rugi dalam transaksi). Bola salju kekalahan itu terus bergerak kebawah, semakin besar dan semakin menghabiskan modal anda.



Setelah membaca artikel tersebut diatas, semoga penguasaan diri anda semakin bisa dikendalikan agar tidak termakan oleh kedua perasaan tersebut diatas.
READ MORE - Penguasaan Diri Dalam Trading >

Style Trader Forex

Posted by Artikel Menarik | 1:04 PM | | 0 comments »


Style Trader
Trader dapat kita jadikan 3 kelompok berdasarkan cara dan waktu tradingnya. Trader yang saya maksudkan disini adalah trader individu atau organisasi atau institusi keuangan yang trading untuk memperoleh profit dari fluktuatif nilai mata uang, bukan untuk kepentingan transaksi perdagangan internasional.


1. Trader Scalping
Trader seperti ini menerapkan cara scalping yaitu melakukan banyak order namun target perolehan pips yang sedikit antara 8 - 20 pips. Biasanya trader ini memanfaatkan banyak waktu didepan komputer untuk mengawasi pergerakan nilai mata uang. Trader ini cukup ketat dalam mengelola margin, biasanya mereka menggunakan Stop Loss karena tidak ingin kerugian mereka menjadi banyak.



Alasan broker melarang teknik ini tak lain karena membebani server. Biasanya Broker mempersulit para trader untuk entry/exit pada posisi yang diinginkan pada saat perdagangan tengah berlangsung, walaupun dijanjikan adanya fasilitas instant execution. Namun ada beberapa broker yang mengizinkan teknik ini dengan syarat-syarat tertentu.


2. Trader Intraday
Trader Intraday adalah perdagangan yang diarahkan pada perolehan keuntungan dalam satu hari. Trader jenis ini banyak menghabiskan waktu didepan komputer namun tidak mesti mengawasi pergerakan harga mata uang setiap saat. Target perolehan pips mereka lebih besar dari trader scalping, biasanya antara 20-80 pips. Namun frekuensi ordernya lebih sedikit dibandingkan trader scalping.


3. Trader Swing
Swing trading adalah sebuah gaya trading yang mencoba untuk menangkap keuntungan dalam pasar mata uang dalam waktu satu sampai empat hari. Swing trader menggunakan analisa teknikal untuk mencari Mata uang dengan harga momentum jangka pendek. Para pedagang ini tidak tertarik pada nilai fundamental, tetapi lebih pada tren harga mereka dan pola.



Biasanya style trading ini digunakan oleh trader yang tak ingin terus menerus mengamati chart. Lembaga Keuangan dalam ukuran terlalu besar tidak mudah untuk keluar masuk pasar dengan cepat. Maka pedagang individulah yang mampu mengeksploitasi gerakan harga mata uang dengan cepat tanpa harus bersaing dengan pedagang besar. Itulah alasan trader individu paling banyak menggunakan style ini.



Trader ini tidak selalu mengawasi komputer setiap saat karena mereka cukup longgar dalam mengelola margin. Mereka bisa menahan loss hingga ratusan pips dan tidak banyak yang menggunakan Stop Loss atau kalaupun menggunakan Stop Loss dengan pips yang besar. Makanya tidak mengherankan bila trader ini meng-close order hingga berhari-hari. Target perolehan pips trader ini besar, biasanya lebih dari 80 pips.
READ MORE - Style Trader Forex >

Strategy Dasar Forex

Posted by Artikel Menarik | 8:10 AM | | 0 comments »

Strategi forex sangat penting dijalankan untuk para trader forex supaya bisa mendapatkan keuntungan atau profit yang maksimal. Strategi forex membuat para trader forex lebih percaya diri untuk masuk ke market forex sehingga bisa membuat perhitungan dan analisa dengan baik dan benar.


Strategy Dasar Forex
Di Market forex yang selalu berubah dengan cepat, jika tidak menggunakan strategi forex itu sama saja dengan menghabiskan modal, karena trading dengan mengikuti emosi dan mendapatkan sumber dari yang tidak terpecaya akan membuat kita kehabisan modal.



Ada banyak sekali strategi forex yang dipelajari oleh para Trader forex. Mereka dapat secara luas dibagi ke dalam dua jenis strategi yaitu strategi memaksimalkan keuntungan dan strategi meminimalkan risiko. Strategi ini berbeda dengan individu sebagai pedagang, masing-masing memiliki kebutuhan yang unik dan memiliki kemampuan perdagangan yang unik. Seorang trader harus merancang strategi trading forex menurut banyak faktor seperti investasi. Awalnya ukuran account, kemampuan trading, toleransi resiko, tujuan keuntungan dan lain-lain.



Untuk memaksimalkan keuntungan maka ada strategi forex yang sangat baik yaitu menggunakan leverage sebaik mungkin. Leverage dapat membuat para trader forex untuk trading dengan jumlah yang lebih besar dari dananya. Leverage yang biasa digunakan adalah 1:100 yang berarti untuk $1 dalam account trader dapat meminjam $100 dari brokernya. Untuk leverage masing-masing broker memiliki ketentuan tersendiri.



Strategi forex untuk meminimalkan kerugian adalah dengan menggunakan stop loss. Dengan adanya stop loss dapat membantu para trader forex untuk membatasi kerugian mereka dengan cara menghentikan perdagangan sesuai harga yang telah ditentukan oleh trader.



Terlepas dari strategi forex diatas ada banyak strategi forex yang lainnya seperti :



1. Memilih pasangan mata uang yang benar dan sesuai dengan Analisa.

2. Mengetahui jam perdagangan agar tahu kapan disaat masuk dan kapan disaat keluar dari Trading.



3. Perhatikan kabar terbaru yang muncul mengenai seputar forex setiap harinya.

4. Perdalam ilmu Analisa Teknikal maupun Analisa Fundamental agar dapat membaca market forex melalui Chart, sehingga dapat menjalankan strategy forex.



5. Dan jangan pernah putus asa dalam dunia Trading.

 http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=62018&title=strategy_dasar_forex
READ MORE - Strategy Dasar Forex >

Meminimalkan Kerugian Besar pada Trading

Posted by Artikel Menarik | 7:59 AM | | 0 comments »

Infentasi pada dunia Forex atau Valas adalah investasi yang memberikan keuntungan besar akan tetapi, tidak menutup kemungkinan kerugian yang besar pula. Banyak sekali para trader yang berharap dapat meminimalkan kerugian transaksi forex mereka dengan berbagai cara namun seringkali tidak efektif.



Berikut ini saya akan coba membahas bagaimana cara meminimalkan kerugian agar dalam transaksi Forex tidak terlalu besar :



1. Over Trading

Melakukan transaksi forex yang berlebihan terhadap dana yang kita miliki. Transaksi forex adalah sistem margin sehingga sangat beresiko, maka kita perlu memperhitungkan dengan cermat berapa sebaiknya jumlah lot yang kita transaksikan. 10 persen dari dana yang kita miliki setiap masuk posisi adalah salah satu cara yang baik.



2. Memahami Efek Suatu Berita (Analisa Fundamental).

Trader yang bertransaksi dengan mengandalkan berita beberapa kali kecewa karena tidak sesuai dengan yang mereka prediksi. Maka sangat penting bagi trader untuk memahami dengan jelas berita yang akan diumumkan dan mencari tahu bagaimana pasar mengantisipasinya. Silahkan anda baca selengkapnya di Analisa Fundamental.



3. Tidak Bergantung Terhadap Orang Lain

Trader yang berhasil adalah trader yang mengandalkan kemampuannya sendiri sehingga dapat mengetahui apakah analisanya efektif atau tidak, bukan karena bergantung pada analisa orang lain.



4. Over Confident

Hal ini seringkali menjadi masalah besar dalam transaksi. Terlalu percaya diri sangat berbahaya karena kadangkala kita tidak persis apa yang terjadi di pasar. Terlalu banyak faktor yang mempengaruhi.



5. Chartist

Trader yang terlalu mengandalkan chart dalam transaksi. Memang pergerakan harga cenderung bergerak dalam pola yang sudah ada namun berita (fundamental) ataupun kebijakan tertentu bisa merubah tren di pasar. Jadi dalam transaksi forex lebih baik jika menggabungkan anatara analisa fundamental dan analisa teknikal.



6. Gunakan Stop Loss

Ada dilema yang harus dihadapi trader dalam bertransaksi di forex, ketika posisi mereka menyentuh stop loss harga kembali berbalik ke arah yang sudah mereka prediksi. Namun banyak kasus membuktikan bahwa tanpa stop loss kerugian trader bisa sangat tidak terbatas.



7. Sistem Trading yang Sederhana

Ada kecenderungan bahwa semakin banyak indikator yang kita gunakan dalam chart akan lebih banyak sinyal yang kita peroleh. Namun kenyataannya, semakin banyak indikator membuat kita bingung karena masing-masing memberi sinyal yang berbeda. Menggunakan 2 atau 3 indikator dapat mempermudah kita untuk masuk pasar.



8. Sistem Automated Trading

Banyak trader forex terlalu yakin dengan sistem robot trading tertentu sehingga tidak melakukan intervensi sedikitpun. Masalah mulai timbul ketika tren pasar berubah. Kontrol terus sistem robot yang kita gunakan dalam transaksi forex.



9. Moment to Trading

Tidak perlu setiap hari masuk pasar. Ambil posisi pada saat Anda melihat momen yang cocok untuk masuk. Jika tidak ada momen, lebih baik berdiam diri seraya terus memantau pasar.



10. Tidak Mudah Putus Asa

Para pemula seringkali menganggap mudah dalam bertransaksi forex sehingga tidak mau lagi meluangkan waktu untuk belajar forex lebih jauh. Dengan terus belajar maka Anda akan mengetahui lebih jelas seluk-beluk transaksi di forex.



11. Memanfaatkan Sinyal Forex

Di Internet banyak sekali yang menyediakan signal forex secara gratis. Itu bisa anda dapatkan dan gunakan sebagai second opinion dalam mengambil sebuah keputusan open posisi forex.



12. Gunakan Strategi Cut Loss


 http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=62020&title=meminimalkan_kerugian_besar_pada_trading
READ MORE - Meminimalkan Kerugian Besar pada Trading >

6 Kesalahan Fatal dalam Trading

Posted by Artikel Menarik | 7:51 AM | | 0 comments »

Kali ini saya angin membicarakan 6 kesalahan yang bisa dikatakan fatal dalam ber-trading, karena apabila anda melakukan kesalahan-kesalahan berikut, bisa dipastikan anda gagal sebagai trader.

Nah, mari kita simak apa saja 6 kesalahan fatal tersebut:

1. Tidak memiliki trading system

Tidak memiliki trading system adalah  kesalahan fatal yang pertama. Apabila anda tidak memiliki trading system, berarti anda akan cenderung trading berdasarkan pendekatan yang boleh dikatakan berantakan plus acak-acakan Bagaimana bisa anda mengharapkan kesuksesan dari metode yang acak-acakan?

Sebaliknya, memiliki trading system berarti anda memiliki pedoman dan tujuan serta cara pencapaian tujuan yang jelas dalam ber-trading. Memiliki trading system meningkatkan kemungkinan untuk sukses, karena anda mempunyai pedoman untuk masuk, keluar market ataupun standing aside. Dengan kata lain, anda berada dalam jalur yang pasti untuk mencapai tujuan anda.

2. Tidak disiplin

Kalaupun anda menyatakan memiliki trading system, tapi kalau anda sendiri tidak disiplin dalam mengikuti system yang anda tetapkan tersebut, berarti anda melakukan kesalahan fatal yang ke-2.

Banyak temen trader yang menyatakan memiliki trading system, tapi dalam prakteknya, mereka tetap saja sering trading dengan impulsive tanpa menghiraukan system yang sudah ditentukannya sendiri. Lah, jadinya trading system tersebut fungsinya hanya buat semacam pajangan aja deh…

3. Tidak belajar

Mengaku trader tapi tidak pernah mencoba untuk selalu meng-up dated kemampuan teknis, tidak pernah mengikuti perkembangan berita sehubungan dengan forex, tidak pernah membaca buku tentang forex, atau tidak mengikuti seminar forex dan tidak bergabung dalam komunitas trader forex.

Yah, ada banyak cara sih untuk selalu “belajar”. Anda tidak harus selalu mengikuti seminar forex yang ada. Tidak harus juga aktif dalam forum forex. Tapi setidaknya anda selalu berusaha meningkatkan kemampuan anda dalam bertrading lah… Mungkin cukup dengan diskusi informal dengan sesama temen trader, atau hanya sekedar memantau berita, atau sekedar mambaca-baca buku atau e-book yang berkaitan dengan forex.  Setidaknya, janganlah menjadi “trader dalam tempurung” lah... Hehehe…

Btw, saya sering kali memantau harga meskipun saya tidak sedang trading. Sampai-sampai saya sering dibilang aneh, karena suka memantau harga meskipun sedang cuti trading. Mm… :”> Terus terang bagi saya, tetap memantau market membuat saya masih ikut merasakan gairah market, meskipun saya tidak melakukan open position. Dan itu bisa dibilang keasyikan tersendiri buat saya

4. Tidak memperdulikan money management

Money management bertujuan agar anda bisa mengendalikan resiko dan kerugian sehingga tidak mengalami kesalahan fatal yang mengakibatkan account anda menjadi “layu sebelum berkembang”. Hehehe…   Jadi kalau anda tidak memperdulikan money management, itu berarti anda merelakan deposit anda untuk amblas tanpa purpose yang jelas )

5. Tidak memperdulikan aspek psikoligi dalam ber-trading

Seorang trader yang mampu mengendalikan emosi dalam ber-trading akan bisa memahami bahwa tidak semua posisi harus menghasilkan profit untuk mendapatkan pertumbuhan modal yang positif. Loss sesekali tidak menjadikan mereka menjadi “gemes” dan kemudian melakukan balas dendam. Toh, kemungkinan loss tersebut sudah diperhitungkan dalam trading plan.

Jadi, silahkan trading dengan niatan balas dendam karena loss yang baru saja anda alami, dijamin dendam tersebut akan membuat account anda makin berdarah-darah…

6. Terlalu berani menanggung resiko berlebihan

Apakah anda mau menanggung resiko loss 100 pips untuk hanya mengambil profit 10 pips? Atau malahan, anda sering bertrading tanpa stop loss? Waduuh… jangan deh… Ingatlah bahwa kita di sini bertindak sebagai investor. Kita trader, bukan gambler. Jadi, jangan mengambil resiko yang tidak sepadan dengan reward yang bakal kita peroleh.

Ok. Itulah kesalahan-kesalahan yang bisa dikatakan menjadi penyebab utama kegagalan kita dalam di dunia forex trading yang “kejam” ini... Mm… tapi justru kejamnya itu yang bikin kita ketagihan yah? xixixi… Lebay deh ahh…

Eh, tapi serius nih… Anda ingin menjadi trader yang sukses? Iya sudah… Please, jangan lakukan kesalahan-kesalahan di atas yah… Jujur, saya sering sedih kalo melihat temen-temen trader yang pada berguguran.  Jadi.., yuk mari kita berusaha untuk selalu survive dan meramaikan pasar. Ok? See you on market

Happy trading

http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=70694&title=6_kesalahan_fatal_dalam_trading
READ MORE - 6 Kesalahan Fatal dalam Trading >

BASIC FOREX 3

Posted by Artikel Menarik | 8:23 AM | | 0 comments »

READ MORE - BASIC FOREX 3 >

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...