Showing posts with label BASIC FOREX 2. Show all posts
Showing posts with label BASIC FOREX 2. Show all posts

Teknik membaca candle-stick

Posted by Artikel Menarik | 5:58 PM | | 0 comments »

Teknik ini diciptakan oleh seorang pengusaha beras Jepang pada tahun 1700-an di era penguasa Ieyasu Tokogawa, dialah Munehisa Homma. Mulanya hanya digunakan untuk memprediksi harga beras pada masanya dan masa yang akan datang dengan menggunakan harga-harga yang sudah lalu. Istilah dalam candlestick yang terkenal:

Candlestick Pola Bullish


Garis putih panjang (kosong): terjadi ketika harga pembuka berada di dekat harga terendah dan harga penutup berada di dekat harga tertinggi.


Hammer (palu): terjadi setelah arah menurun atau hanging man, jika terjadi setelah arah naik. Badan hammer dapat kosong atau berisi.







Piercing line (garis menembus): Pola bullish ini merupakan kebalikan dari pola dark cloud cover. Garis pertama adalah garis hitam panjang dan garis kedua adalah garis putih panjang. Harga pembuka pada garis kedia lebih rendah dari harga terendah pada garis pertama, tetapi harga penutup pada garis kedua lebih tinggi dari setengah badan garis



Bullish engulfing lines: Ini pola bullish yang sangat kuat, terjadi setelah arah menutun (menunjukkan titik balik). Ini terjadi ketika garis hitam kecil diselimuti oleh garis putih panjang.


Morning Star: Menunjukkan pola pembalikan dan Candlestick putih panjang mengkonfirmasi hal ini.


Bullish doji star: Pola bintang memang menunjukkan pola bullish akantetapi pola doji menunjukkan keraguan. Meskipun pola ini menunjukan pola pembalikan tetapi anda harus berhati-hati, menunggu arah 1 bar candlestick berikutnya.






Candlestick Pola Bearish



Garis hitam panjang: terjadi ketika harga pembuka berada di dekat harga tertinggi dan harga penutup berada di dekat harga terendah.


Hanging man: terjadi setelah menanjak.


Dark cloud cover: bar pertama adalah bar putih panjang dan bar kedua dengan bar hitam panjang. Harga pembuka pada garis kedua lebih tinggi dari harga tertinggi garis pertama, tetapi harga penutup pada garis kedua lebih rendah dari setengah badan garis pertama.


Bearish engulfing lines: Ini adalah pola bearish yang sangat kuat, jika terjadi selah arah naik (menunjukan titik balik). Ini terjadi ketika bar putih kecil dikelilingi bar hitam.


Evening star: Ini adalah pola bearish yang menunjukkan potensi pembalikan dan bar hitam mengkonfirmasinya. Evening star dapat hitam atau putih.


Doji star: berpotensi terjadi pembalikan namun harus ditunggu 1 bar setelahnya.


Shooting star: Pola ini menunjukkan pola pembalikan kecil yang muncul setelah rally harga.


Backlinks
READ MORE - Teknik membaca candle-stick >

Teori difergensi dan konfergensi

Posted by Artikel Menarik | 5:27 PM | | 0 comments »

Ini adalah salah-satu instrumen favorit , karena tingkat akurasinya yang bagus. Biasanya penggabungannya dengan grafik Candle-Stick. Difergence adalah suatu keadaan dimana pergerakan harga pasar yang ditunjukkan oleh grafik pergerakan harga, tidak sama dengan yang ditunjukkan dengan indikator matematis. Sedangkan konfergensi adalah kebalikan dari teori difergensi, yaitu: jika pergerakan harga sama dengan hasil dari perhitungan matematis. Saya biasa memanfaatkan teknik konfergensi ini untuk mengetahui kapan pasar akan bergerak naik. Dan difergensi untuk mengetahui kapan pasar akan bergerak turun. (Osillator/Indicator yang tersedia adalah MACD = Moving Average Difergence-Confergence, ditemukan oleh Gerald Appel.)

Contoh gambar divergance





MACD merupakan indikator yang bagus untuk mengetahui instrumen ini


Backlinks
READ MORE - Teori difergensi dan konfergensi >

Cara menyusun Trading Plan

Posted by Artikel Menarik | 6:07 PM | | 0 comments »

Trading plan adalah suatu hal yang sangat mendasar bagi seorang trader. Seorang trader harus memiliki trading plan kalo ingin survive di dunia forex. Trading plan menjadi dasar dari semua trader yg sukses.

Dalam sebuah bisnis atau pekerjaan pasti memiliki SOP (Standard Operating Procedure) atau INK (Instruksi Kerja) begitu juga dalam dunia trading, harus memiliki SOP yang biasa disebut Trading Plan.

Forex adalah bidang yang tidak memiliki aturan, dan tidak ada yang bisa mengendalikannya.
Oleh sebab itu seorang trader harus memiliki aturan sendiri dan mentaatinya dengan disiplin.

Ada beberapa hal yang harus dimasukkan dalam penyusunan trading plan. Diantaranya:

1. Penilaian Diri Sendiri

- Mengapa kita ingin menjadi trader?
Apakah kita ingin mendapatkan penghasilan utama dari forex, apakah sekedar menambah penghasilan selain dari pekerjaan offline kita, ataukah sekedar mengisi kegiatan luang dan mencari kawan.

- Bagaimana style kita?
Apakah kita seorang yang sabar sehingga berani untuk pasang posisi untuk beberapa hari tanpa rasa was was, ataukah kita tipe orang yang ga bisa tenang klo ada open posisi sehingga harus ditunggui.

- Kelebihan dan kelemahan kita
Apakah kita seorang yang disiplin , terbuka dengan pendapat orang lain, sabar?
Apakah kita tertalu lambat untuk beraksi, dll.

- Kondisi seperti apa kita bisa melakukan trading
Misalnya, kita akan melakukan trading saat waktu luang, saat kita sedang tidak sakit, saat tidak ada gangguan (masalah) keluarga, dll

- Jadwal trading
Misal, kita akan trading dari jam 07.00 wib sampai jam 17.00 wib. Diluar jam tersebut saya tidak akan trading apapun hasilnya.

- Berapa lama kita membangun system trading kita
Apakah sudah kita sudah melakukan back test, melakukan demo testing dan membandingkan dengan system trading orang lain.

- Computer skill?
Apa yang saya perlukan dan persiapkan sebelum masuk dalam dunia trading ini. Misalnya pengetahuan tentang bahasa pemrograman tertentu , dll.

2. Menentukan Tujuan

- Tujuan trading
Misalnya saya ingin profit secara konsisten setiap bulan dan setiap tahun, karena saya sudah melakukan riset terhadap system trading. Digabungkan dengan mental disiplin dan sabar saya yakin bisa mencapainya.-

- Target pendapatan
Misalnya, 10 % setiap bulan.
Atau sekedar menambah besar modal utama saja tanpa ada target yang spesifik.

- Berapa target per tahun
Misalnya, 100 % per tahun

- Perlukah hubungan sosial dengan orang lain
Misalnya, perlu, untuk menambah wawasan dan perkembangan ilmu dari trader lain yang lebih berpengalaman lewat forum atau media lainnya.

- Bagaimana saya tahu rencana saya berhasil, dan bagaimana saya tahu rancana saya tidak berhasil, Dalam kondisi seperti apa sistem trading kita diharapkan berhasil, apakah saat market trending, ranging/ konsolidasi, atau saat high volatile?

3. Trading Sistem

- Strategi, Entry dan Exit
Disini jelaskan secara rinci strategi kita. Dalam kondisi apa kita akan masuk market, kapan kita akan keluar market saat profit maupun saat loss (cut loss). Dimana kita taruh stop loss kita. Berapa point kita memakai trailing stop. Apa yang kita lakukan kalo ada signal reversal, Dan lain lain.

4. Managemen Resiko

- Berapa loss yang dapat kita tanggung?
misalnya, 2% dari modal untuk seluruh open posisi.

- Bagaimana dengan broker dan resiko PC crash
Misalnya, broker yang saya pakai adalah .... saya percaya broker tersebut tidak akan scam karena sudah teregulasi dan banyak digunakan oleh trader yang sudah berpengalaman dan bukanlah broker kelas bawah.
Jika ada kerusakan PC, listrik maupun jaringan inetrnet, saya sudah mempersiapkan laptop cadangan, UPS dan modem external lain.

- Bagaimana dengan strategy risk?
Saya akan memonitor drawdown dari trading strategi saya. Jika dalam 1 bulan saya mengalami drawdown sebanyak 10% saya akan berhenti dari trading dan akan mereview ulang startegy saya, dan kembali ke demo trading untuk memperbaikinya.

Saya tidak akan masuk pasar pada saat pasar tidak memberikan signal untuk masuk sesuai system trading.

- Apa yang akan kita lakukan Saat loss banyak atau profit
Misal, saat loss besar saya hanya akan meninject deposit dari simpanan dana nganggur. Tetapi hal ini saya lakukan setelah saya melakukan review kenapa saya mengalami loss dan sudah melakukan perbaikan sistem dengan demo.
Saat saya profit, setiap bulan saya akan withdraw ke rekening saya sejumlah.... Sisanya untuk menambah modal awal.

- Biaya-biaya yang harus diperhatikan
Biaya komisi broker, biaya PLN, koneksi internet, perawatan komputer, dll

5. Aktivitas harian

- Kebiasaan harian
Misalnya, open market jam 07.00 WIB, saya akan membuka komputer jam 06.30 WIB, melihat jadwal news hari ini, melihat chart untuk menganalisa sesuai dengan system saya. Saya akan menunggu waktu untuk entry market.
Setelah open posisi, saya akan mengupdate stop loss dan target dan memastikan masih sesuai dengan system.

- Pembukuan
Setiap posisi entry market saya catat dalam buku trading/ excel yang sudah saya format sesuai sedemikiaan rupa dan akan saya review setiap hari.

6. Disipiln

- Back test atau forward test
Misal, Sebelum saya melakukan trading dengan uang beneran, saya akan melakukan back test dan demo minimal 3 bulan dengan mempertimbangkan money managemen dan risk managemen.

- Janji
Misal, jika saya melanggar 1 (satu) rule trading yang telah kita buat, saya akan stop trading selama 1 hari dan mencari tahu kenapa saya melakukan itu.
Jika saya melanggar 2 (dua ) rule trading yang telah kita buat, saya akan stop trading selama 2 hari dan mencari tahu kenapa saya melakukan itu.
Dan seterusnya.

- Winning trade
Saya tidak akan over-confidence saat posisi trading kita profit. Saya akan mengingatkan diri saya bahwa trading sesuai dengan planning adalah lebih penting daripada hasil yang nantinya akan didapat.

- Losing trade
Setelah losing trade saya akan mereview, mempelajari kenapa bisa begitu, dan setelah tahu penyebabnya saya tidak akan mengulangi lagi di kemudian hari. Pastikan saya masuk market sesuai dengan planning.
READ MORE - Cara menyusun Trading Plan >

Jurnal Harian Bagi Seorang Trader

Posted by Artikel Menarik | 5:06 PM | | 0 comments »


Jurnal Trading - twps2 - www.seputarforex.comSebagai seorang Trader Forex, dalam mendapatkan keuntungan memerlukan banyak hal yang perlu dikuasai. Salah satu hal yang penting adalah memiliki alat yang tepat dalam sebuah proses yang akan memberikan struktur yang diperlukan sehingga anda dapat melakukan opne posision dengan penuh keyakinan yakni, sebuah jurnal harian. Jurnal trading forex menjadi salah satu alat yang pertama kali anda lihat sebelum anda mengambil sebuah keputusan dalam trading. Karena akan memberikan jalur yang akan memungkinkan anda untuk trading seperti seorang trader forex profesional.

Untuk artikel kali ini, saya akan mengupas mengenai Jurnal Harian hingga betapa pentingnya sebuah jurnal dalam aktifitas Trading.

Arti dari sebuah Jurnal Harian

Jurnal trading ialah, spreadsheet, atau catatan dimana anda menyimpan rincian tentang setiap analisa yang telah anda buat. Rincian ini mencakup sebuah keputusan maupun sebuah strategi yang mendasari anda untuk membuka suatu posisi. Anda juga harus mencatat setiap detail dari hasil sebuah perdagangan, termasuk tanggal, apa pasangan mata uang yang terlibat, arah gerakan yang telah dianalisa, harga masuk, harga keluar yang telah direncanakan, ukuran perdagangan, target pips, profit  atau loss, dan waktu perdagangan yang relevan.

Anda juga dapat memasukan jurnal forex ini  ke dalam screen shot perdagangan sebagai bahan referensi jika anda ingin trading kembali.

Perlukah Jurnal ini kita simpan...?
Jawabannya Perlu. Mengingat memori otak yang tidak selalu dapat mengingat setiap kesalahan yang telah kita buat maupun sebuah profit yang telah kita dapatkan. Sebagai seorang trader, Anda harus tahu bahwa trading adalah pelajaran non-stop yang akan terus kita lakukan. Pengalaman trading seringkali merupakan guru terbaik disetiap posisi yang telah kita ambil.

Anda akan memberikan kesempatan terbaik untuk berhasil dengan menganalisis berbagai elemen, baik dan buruknya suatu trading. Ini akan memungkinkan kita untuk meniru trader profesional yang menguntungkan. Pada saat yang sama, menghindari kemungkinan kerugian yang bisa saja kita dapatkan.

Kita akan tersadar bahwa sebuah jurnal trading dapat memberikan manfaat dalam banyak cara, termasuk cara yang akan membuat kita berpikir dalam menganalisis sebuah kegiatan trading sehari-hari. Atau mungkin menjadi satu-satunya yang pernah membaca jurnal forex tetapi itu akan mengubah cara anda mendekati sebuah keputusan trading pada depan. Melihat catatan trading diatas hitam dan putih bisa menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan dan dapat menambah wawasan trading kita.

Setelah melihat jurnal trading harian kita, maka akan membantu untuk menghindari bahwa kita telah salah dalam mengambil posisi, atau trading hanya sekedar judi yang tanpa analisa memadai dan nafsu emosi belaka.

Belajar Dari Kesalahan
Loss atau kerugian yang pernah dialami oleh seorang trader memang tidak dapat dihindari, karena suatu saat anda pasti akan merasakannya. Cepat atau lambat, Anda akan tergelincir. Jangan merasa takut dengan loss karena dapat memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga. Pada kenyataannya, sebagian besar trader yang berhasil adalah trader yang sering mengalami trial and error.

Keuntungan forex tidak akan datang dengan sendirinya, kita harus membuat beberapa usaha yang giat untuk mendidik diri kita sendiri sebanyak mungkin. Akhirnya, Anda harus belajar dari kesalahan Anda. Dan cara yang terbaik adalah dengan menggunakan jurnal trading harian. Alasan kebanyakan trader forex yang sukses dan dihormati memiliki jurnal trading dan selalu menggunakannya terus-menerus.

Jurnal harian dipakai untuk trader profesional, jadi mengapa anda tidak ikut menggunakannya ? Apabila kita ingin sukses pada dunia forex maka contohlah orang yang telah sukses terlebih dahulu. Jurnal Forex trading akan memberikan kita pembelajaran yang berharga dari trading forex.

Sebetulnya untuk sukses dalam dunia trading, bukan hanya membuat jurnal harian, melainkan masih banyak yang kita harus pahami. Jurnal harian hanyalah salah satu kiat untuk sekses dari beberapa bagian yang perlu kita pelajari. 

READ MORE - Jurnal Harian Bagi Seorang Trader >

Pengertian GAPS Dalam Forex

Posted by Artikel Menarik | 1:43 PM | | 0 comments »

Celah yang terdapat pada harga disebut dengan area didalam grafik, dimana tidak terdapat satu transaksi pun yang telah terjadi, pola ini terbentuk karena kekosongan, baik jual/beli dikarenakan oleh terlalu membanjirnya amanat jual/beli. Formasi Celah yang mengarah ke atas mencerminkan pasar yang kuat, sedangkan arah yang sebaliknya, Celah yang mengarah ke bawah mencerminkan pasar yang lemah. Akan tetapi keduanya mencerminkan potensi kekuatan pergerakan harga yang akan menyusul di kemudian hari.


GAPS dapat dibagi menjadi beberapa bagian, yakni : Common, Breakaway, Runaway, dan Exhaustion.


A. Common GAPS

Common Gaps seperti ini sering kali kita jumpai, yaitu gaps yang langsung ditutup kemudian. Contoh kejadian gaps yang langsung ditutup atau closing windows. Common gaps biasanya muncul pada suasana kondisi harga mengalami pergerakan dalam range harga tertentu atau pada area yang tertahan yang kemudian mengalami tekanan yang sangat kuat untuk bergerak. Berhati-hati dengan tipe ini adalah sangat baik tetapi jika ragu-ragu pergerakan seperti ini juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan peluang.


B. Breakaway GAPS

Breakaway gaps sangat menarik.Perihal ini terjadi ketika harga menembus trading range atau area yang tertahan. Untuk memahami gaps ini, seseorang harus memahami proses alami pada area yang tertahan. Yaitu harga yang bergerak dalam range harga tertentu dalam beberapa periode. Titik dimana harga mengalami breakout merupakan harga support begitu juga jika sedang mengalami breakout kebawah titik dimana harga baru yang di tempuh akan menjadi resistance.


Konfirmasi yang baik dari trading gaps adalah sebaiknya anda melihat dari dekat bagaimana formasi yang terbentuk. Misalnya saja harga mengalami pressure pada titik dimana telah mendekati support, maka sebaiknya anda mulai memperhatikan kejadian ini.


C. Runaway GAPS

Runaway gaps mengambarkan dengan sangat jelas bahwa telah terjadi besarnya tekanan yang dapat mempengaruhi sebuah pergerakan harga pada saat harga sedang bergerak tajam. Suatu pernyataan dari seorang trader bahwa runaway gaps adalah sebuah ukuran untuk memutuskan sebarapa lama trend akan berhenti. Theory ini mengatakan bahwa ukuran gaps ini adalah setengan dari pergerakannya. Meskipun sulit untuk dibuktikan kata-kata ini, tetapi setidaknya membantu kita untuk lebih waspada saat menjalankan transaksi.


D. Exhaustion

Exhaustion gaps ialah sebuah pergerakan dimana harga yang terjadi hampir mendekati titik akhir dari sebuah pergerakan trend turun atau trend naik. Dimana terdapat beberapa kali signal yang menunjukkan bahwa trend akan berakhir, salah satunya adalah Exhaustion Gaps. Yang membedakan runaway gaps dengan exhaustion gaps ialah pengertian gaps ini adalalah euphoria dari pergerakan suatu harga yang teryata tidak mampu untuk dilanjutkan.


Demikianlah artikel kali ini mengenai pengertian gaps yang terdapat pada dunia trading. nantikan terus artikel-artikel selanjutnya tetap pada blog yang sama.



Sumber
READ MORE - Pengertian GAPS Dalam Forex >

Tren Identifikasi

Posted by Artikel Menarik | 10:47 AM | | 0 comments »

Jenis tren

Tren dapat didefinisikan sebagai arah specific pergerakan harga. Hal ini penting untuk dipantau untuk trading sebuah market. Banyak trader terkadang membuat rumit pengenalan tren yang harusnya sejelas dan sederhana mungkin.

Tren harga adalah kecenderungan arah pergerakan harga dalam kurun waktu tertentu. Dan dapat diklasifikasikan berdasarkan jangka waktu dan arah pergerakan.

1. Durasi Tren

Primary (Jangka Panjang) Tren harga yang bergerak dengan jangka waktu yang lebih lama, biasanya bertahan lebih dari satu tahun. Intermediate (Jangka Menengah) Tren harga yang bergerak dengan jangka waktu menengah, biasanya lebih dari 3 minggu hingga beberapa bulan. Minor (Jangka Pendek) Tren harga yang bergerak dengan jangka waktu yang lebih pendek, dari satu hari hingga beberapa minggu.

2. Arah Tren


Pergerakan harga baik primary, intermediate atau minor, biasanya cenderung menuju ke arah yang sama. Dalam analisa teknikal, tren sangat mudah dikenali dengan memahami 4 istilah dibawah ini:
  • Higher high (HH); puncak harga tertinggi
  • Higher low (HL); lembah yang lebih tinggi dari sebelumnya
  • Lower high (LH); puncak yang lebih rendah dari sebelumnya
  • Lower low (LL); lembah yang lebih rendah dari sebelumnya{break}
1. Uptrend (Tren naik)

Sederetan higher High (HH) dan Higher Low (HL).  Atau dengan bahasa lain, adalah pergerakan harga yang berulang kali membentuk puncak dan lembah yang lebih tinggi dibanding sebelumnya.
 tren naik
Gambar 1 tren naik.     
2. Downtrend (Tren turun)
Sederetan Lower High (LH) dan Lower Low (LL). Atau, secara berulang membentuk puncak dan lembah yang lebih rendah dibanding sebelumnya.
tren turun
Gambar 2 Downtrend 
3. Sideways (Konsolidasi)

Harga yang tidak membentuk sederetan HH, HL atau LH, LL. Atau harga yang secara berulang diperdagangkan dalam area yang sama.

tren sideways
Gambar 3 Sideways {break}
Penentuan tren

1. Peak & Trough analysis

Suatu tren dapat dikatakan telah terjadi ketika sudah membentuk puncak (peak) & lembah (trough) paling sedikit dua kali ke arah yang sama.

Misalnya, jika terjadi dua kali kenaikan peak & trough (P&T), maka tren naik dapat dikatakan dimulai, seperti yang diilustrasikan pada gambar 4.
  tren awal naik
Gambar 4 Awal tren naik
Dan sebaliknya, jika terjadi dua kali penurunan P&T, tren turun mendapatkan sinyal. Hal ini dapat dilihat pada gambar 5.
 tren awal turun
Gambar 5 Awal tren menurun {break}
2. Garis tren (Trend Line)

Tren juga dapat dikenali melalui penggunaan garis yang dihubungkan antara titik tertinggi atau terendah suatu pergerakan harga. Proses penentuan tren melalui garis ini hanya dapat dilakukan jika terdapat dua titik yang dapat dihubungkan. Dalam tren naik misalnya, terdapat dua kali kenaikan trough atau dua kali penurunan peak dalam tren turun. Simak gambar 6 dan 7.
 tren naik
Gambar 6 Pemotongan garis uptrend
Ketika harga memecah garis tren, hal ini adalah sinyal pertama bahwa akan ada pembalikan tren.
tren turun
Gambar 7 Pemotongan garis downtrend {break}
Support & resistance

Support adalah level dibawah harga sekarang yang memiliki kekuatan beli cukup besar sehingga mampu menahan penurunan harga lebih jauh. Resistance adalah level diatas harga sekarang yang memiliki kekuatan jual cukup besar sehingga mampu menahan kenaikan harga lebih lanjut.
tren support resistance
Gambar 8 Resistance berubah menjadi Support
Support dan resistance merupakan level tahanan, keduanya berfungsi sebagai penghambat kecepatan harga. Jika level tersebut terlewati maka harga akan membentuk level support atau resistance yang baru. Biasanya level resistance yang berhasil terlewati akan menjadi level support bagi pergerakan selanjutnya, demikian juga bagi level support yang terlewati, biasanya akan menjadi resistance bagi pergerakan harga selanjutnya.

Support dan resistance dapat diidentifikasi dengan menggunakan garis trend. Normalnya garis tren diletakkan pada harga terendah atau harga tertinggi sebelumnya.
tren support resistance
Gambar 9 Tambahan Resistance dan Support
Dalam gambar 9, terdapat contoh lain support dan resistance yang terjadi pada Poundsterling. Anda akan menemukan level support dan resistance yang dominan pada saat harga mengalami trading range atau hanya bergerak dalam area terbatas dalam waktu yang cukup panjang. Namun begitu level berhasil ditembus, umumnya pergerakan besar menyusul kemudian. Dalam kata lain, trading range biasanya terjadi sebelum pergerakan besar.{break}
Pola harga

Tren umumnya tidak berubah secara langsung dan tiba-tiba. Biasanya terdapat periode transisi sebelum perubahan tersebut terjadi. Dan selama masa transisi tersebut harga melakukan pergerakan membentuk formasi yang memiliki ciri-ciri tertentu yang mudah dikenali.

Formasi-formasi tersebut biasanya di diklasifikasikan sebagai reversal pattern dan continuation pattern. Namun implikasi dari berlanjut atau berbaliknya harga setelah menyelesaikan formasi tersebut umumnya tergantung pada ke arah mana breakout terjadi.

Dalam buku ini, kita hanya akan membahas dua pola harga yang paling umum terjadi dan memiliki efek paling tinggi.

1. Head and Shoulder


Yang pertama Head and Shoulder Pattern, sesuai namanya, adalah formasi yang mirip dengan bentuk kepala dan bahu, yang memiliki implikasi reversal. Pola ini merupakan salah satu pola klasik yang memiliki validitas tinggi.
tren pola head & shoulder
Gambar 10 Pola Head & Shoulder
Gambar 10 adalah contoh formasi pola ‘head and shoulders’ yang harus memiliki dua bahu (A dan C), dan kepala yang harus lebih tinggi dibanding kedua bahu.

Breakout terjadi ketika harga setelah membentuk bahu kanan (C) menembus garis neckline. Pergerakan harga setelah breakout tergantung jarak antara kepada dan neckline.
{break}  
Efek: Umumnya reversal, berdasarkan arah breakout terjadi

Sebagai contoh, bisa dilihat pada gambar 11. Setelah bahu kiri tercipta pada Juni dan Juli 2007, Poundsterling berhasil menciptakan high baru dan pola head tercipta [ada Agustus-Desember 2007. Harga kemudian turun lagi ke neckline and menciptakan shoulder kanan dari Maret sampai Agustus 2008. Polanya lengkap setelah harga memecah neckline pada tanggal 13 Agustus 2008. Harga mulai tren kebawah sejauh yang diindikasikan panah merah, yang juga merupakan jarak head dan neckline. and neckline.
 tren reversal
Gambar 11, Reversal Head and Shoulder pada GBP daily
2. Triangle

Triangle adalah pola harga sideway yang berbentuk segitiga, dimana kedua garis trend bergerak  saling mendekati, dan diikuti oleh harga yang membentuk sederetan lower high dan atau higher low.  Triangle memiliki banyak tipe, diantaranya symetrical, ascending dan descending, yang berbeda dari sisi klasifikasinya.

Efek: Melanjutan tren atau reversal

Untuk lebih memudahkan, bahwa hampir seluruh pola harga akan bergerak sesuai arah breakoutnya masing-masing.
{break} 
 tren Triangle berlanjut           tren Triangle berbalik arah
Gambar 12, Triangle berlanjut (continuation)       Gambar 13, Triangle berbalik arah (reversal)
Dalam gambar 12, setelah harga menyempurnakan formasi triangle, dan kemudian melakukan penetrasi ke garis triangle bagian atas. Harga bergerak sesuai dengan arah breakout. Demikian juga pada gambar 13, harga bergerak kearah breakout tetapi merupakan reversal tren yang sedang berjalan.
 tren Breakout 
Gambar 14 Euro H1, Breakout ke bawah
Euro H1 membentuk pola symetrical triangle dengan bearish breakout seperti yang diilustrasikan oleh gambar 14, kemudian harga dengan cepat kembali ke area awal pembentukan pola.

Dalam Time frame lebih besar (H4), setelah breakout tersebut, Euro  kemudian membentuk pola symetrical triangle yang lebih besar, namun membentuk bullish breakout (gambar 15).
 tren Breakout
Gambar 15 Euro H4, Breakout ke bawah
Review
  • Tren didefinisikan sebagai kecenderungan pergerakan harga dan dapat diklasifikasikan berdasarkan jangka waktu dan arah bergeraknya.
  • Tren dapat dikenali melalui posisi puncak dan lembahnya, menggunakan garis tren atau melalui indikator.
  • Pola harga dapat diklasifikasikan ke dalam 2 model, yang pertama adalah pola berlanjut, dan kedua adalah pola reversal atau pembalikan arah.
  • Umumnya efek yang dihasilkan oleh pola harga mengikuti arah breakout-nya.
Sumber
READ MORE - Tren Identifikasi >

 

Def. Berita Ekonomi - twps2 - www.seputarforex.com
All Industries Index :Indeks ini menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.



Average Hourly Earnings : Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.



Business Inventories : Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual. Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.



CBI Survey : Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI menerbitkan survei tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.




Chicago PMI (Purchasing Managers’ Index) : Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi baik sektor indusri, maupun sektor non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar). PMI sendiri merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja.



Angka indeks di atas 50 berarti sektor bisnis mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur aktivitas produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian



Consumer Confidence : Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.




Consumer Price Index (CPI) : Adalah data yang mengukur rata-rata perubahan harga yang dibayarkan oleh konsumen (dalam rata-rata) untuk sekelompok barang dan jasa tertentu. CPI merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga sebagai indikator keefektifan kebijakan pemerintah. Naiknya CPI mengindikasikan naiknya tingkat inflasi yang akan menyebabkan turunnya harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.




Tidak seperti indikator inflasi lainnya, yang hanya mencakup barang- barang produksi lokal, CPI juga mencakup barang-barang impor. Kelemahannya ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakup komponen-komponen yang perubahan harganya paling tidak stabil. Core CPI dinilai lebih akurat dalam mengukur tingkat inflasi.




Current Account : Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan. Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.




Durable Goods Orders : Adalah data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia manfaatnya 3 tahun atau lebih).




Existing Home Sales :Adalah sebuah laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah.




Factory Orders : Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.




Federal Open Market Committee (FOMC) : Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve. Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.




FOMC Minutes : Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.




Gross Domestic Product (GDP) : Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut. GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor. Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis :



  1. Advanced ? rilis pertama.
  2. Preliminary ? revisi pertama.
  3. Final ? revisi kedua dan terakhir. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.



Help-wanted Index. : Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 51 koran yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Ketua Federal Reserve, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini, sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.




H I C P : Kurang lebih sama dengan Consumer Prices Index (CPI). Merupakan indikator inflasi yang dipakai oleh European Central Bank (bank sentral Eropa).




Housing Starts & Building Permits : Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per bulannya. Sebagian besar data Housing Starts dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permits) untuk pembangunan rumah. Data ini termasuk indikator utama. Pentingnya data ini terletak pada kemampuannya untuk memicu perubahan kondisi perekonomian, memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan.




Turunnya jumlah unit perumahan baru dapat memperlambat perekonomian dan mendorong ke arah resesi. Sebaliknya, peningkatan pada jumlah unit perumahan baru mengindikasikan tumbuhnya perekonomian. Peningkatan bulanan yang melebihi perkiraan diartikan sebagai indikasi naiknya tekanan inflasi.




IFO Survey : Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman, indeks IFO secara umum dinilai sebagai indicator penting tentang aktivitas perekonomian, dan terkenal kehandalannya dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan perekonomian Jerman. Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.




Industrial Production : Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).



Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.



Industrial Production & Capacity Utilization : Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).



Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan siklus bisnis. Naiknya tingkat produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini. Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.



Industrial Production & Manufacturing Production : Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca). Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.




Institute for Supply Management (ISM) Index : Sebelumnya dikenal dengan NAPM, efektif berubah sejak Januari 2002. Merupakan survei penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh Institute for Supply Management (ISM). Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja pada tiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detail tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain. Survei ini dikenal dengan keakuratan timeliness (jangka waktu) nya, luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment.



Perlu dicatat, ketiga komponen terakhir merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara tiga komponen sebelumnya merefleksikan



kekuatan demand (permintaan).Dapat dilihat bagaimana trend relatif antara dua kelompok tersebut (supply dan demand) menggambarkan balance antar dua kekuatan tersebut, dan hal ini memberikan pandangan bagi kebijakan-kebijakan Federal Reserve. Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut, angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukan adanya penyusutan.



Leading Indicators : Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-to-date (terkini) dan konsisten.




M4 – Money Supply : Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Merupakan jumlah dari:
Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;
Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bank-bank lain;
Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.
Para pakar moneter meyakini bahwa Money Supply ini adalah indikator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi. Namun, korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80?an.



Net Capital Flows : Adalah data yang menghitung selisih bersih dari total dana/modal yang masuk dan keluar.




New York Empire State Manufacturing Index : Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.

Personal Consumption Expenditures (PCE) : Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran- pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang baik tahan lama, tidak tahan lama, maupun jasa.

Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey) : Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. Perusahaan yang disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian mereka. Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja, jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan barang, pengiriman, pembayaran-pembayaran dan penerimaan-penerimaan. Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.


Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.



Purchasing Managers’ Index (PMI) : PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

Productivity : Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. Pentingnya produktivitas telah berkembang beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve telah mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.



Producer Price Index (PPI) : Adalah sekumpulan indeks yang menghitung tingkat perubahan harga jual barang dan jasa pada periode waktu tertentu yang diterima oleh para produsen domestik. Singkatnya, PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif penjual. Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.



PSNCR – Public Sector Net Cash Requirement : Adalah jumlah uang yang harus dipinjam pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Sebab pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangannya adalah dari meminjam.



Real GDP : Para pakar makroekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.



Retail Sales : Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluaran untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun daripenjualan bulan sebelumnya.



Tertiary Index : Adalah data yang menghitung tingkat permintaan sektor jasa.



TICS / Foreign Purchases of US Securities : Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.



Trade Balance : Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).



Unemployment Rate : Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).



University of Michigan Consumer Sentiment Index : Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan. Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.



Data survey diambil dengan cara mengeposkan kuesioner ke 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yangmewakili, kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan kerja di lingkungan rumah tangga tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.



Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.



Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.



Weekly Initial Jobless Claims : Adalah rata-rata per minggu jumlah klaim baru untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Data ini menyediakan laporan yang up-to-date, meski juga seringkali keliru, tentang tren perekonomian, dengan peningkatan (penurunan) pada data ini berpotensi mengindikasikan terjadinya pelambatan (percepatan) tingkat pertumbuhan tenaga kerja.



Karena dirilis mingguan, data ini bisa menjadi sangat sensitif dan fluktuatif. Para analis lebih memilih rata-rata pergerakan per 4 minggu dari data ini untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.



ZEW Current Situation dan Economic Sentiment : Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.
 
READ MORE - Definisi Berita Ekonomi Sebagai Analisa Fundamental >

Pasar Forex dan Likuiditasnya

Posted by Artikel Menarik | 9:31 PM | | 0 comments »


Forex - twp2 - www.seputarforex.com
Forex tidak seperti pasar keuangan lainnya seperti New York Stock Excahange, pasar spot forex tidak memiliki lokasi nyata atau kantor pusat. pasar forex di anggap sebagai Over The Counter (OTC), atau interbank, karena pasar ini dijalankan secara elektronik dalam jaringan bank secara terus menerus selama 24 jam. ini berarti menandakan bahwa pasar spot forex tersebut tersebar di seluruh dunia tanpa lokasi pusat. mereka dapat mengambil tempat dimana saja.



Gambar dibawah ini menunjukkan sepuluh besar mata uang didunia yang aktif diperdagangkan.


Forex & Likuiditas - twp2
Gambar diatas menunjukan bahwa dollar adalah mata uang yang paling populer untuk di perdagangkan, mengambil 84,9% dari seluruh transaksi. bagian euro adalah kedua di 39,1% sedangkan yen adalah ketiga pada 19,0% seperti yang kita lihat.


Dollar the King


Kita mungkin pernah melihat seberapa sering kita menyebutkan dollar AS (USD). jika USD adalah setengah dari setiap Pair mata uang utama, dan Mayor terdiri dari 75% dari semua transaksi, maka disini lah kita harus memperhatikan kondisi dollar AS.


Bahkan menurut International Monetary Fund (IMF), dollar AS terdiri dari sekitar 62% dari cadangan resmi dunia valas. karena hampir setiap investor, bisnis, dan bank sentral sendiri mereka memperhatikan dollar AS (USD).


Ada juga alasan-alasan penting lainnya mengapa dollar AS memainkan peran penting di dalam pasar forex.



  1. Ekonomi Amerika Serikat adalah Ekonomi terbesar didunia.
  2. Dollar AS adalah mata uang cadangan Dunia.
  3. Amerika Serikat memiliki pasar keuangan terbesar dan paling likuid didunia.
  4. Amerika Serikat memiliki Sistem Politik yang stabil.
  5. Amerika Serikat adalah satu-satunya negara adi daya militer.
  6. Dollar AS adalah alat tukar untuk transaksi lintas batas. sebagai contoh, harga Minyak dalam dollar AS. jadi jika Mexico ingin membeli minyak dari Arab Saudi, itu hanya bisa di beli dengan dollar AS. jika mexico tidak memiliki dollar, maka mata uang peso mereka akan di tukarkan terlebih dulu ke USD.


READ MORE - Pasar Forex dan Likuiditasnya >

Aspek Psikologis Forex

Posted by Artikel Menarik | 12:59 PM | | 0 comments »

Beberapa Aspek Psikologis Forex

Psikologis TraderUntuk bisa melakukan trading forex secara mandiri, dibutuhkan pengetahuan yang mendalam mengenai mekanisme perdagangan, analisa teknikal/fundamental dan cara bertransaksi valas melalui internet. Jika pengetahuan tersebut sudah dikuasai maka kita bisa memutuskan untuk melakukan real trading forex secara mandiri.

Dalam melakukan real trading forex ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader. Kesuksesan seorang trader tidak hanya didukung oleh pengetahuan dan pemahaman tentang valas semata, namun juga ditentukan oleh perilaku yang harus dijaga sebelum dan selama melakukan trading.

Berikut adalah beberapa Aspek Psikologis Forex yang perlu diperhatikan oleh seorang trader yang ingin melakukan perdagangan valas secara mandiri :
Memahami Tujuan Trading
Memahami tujuan yang ingin dicapai dalam trading akan membuat kita selalu berada dalam arah yang jelas : bukan sekedar mencari profit dengan berspekulasi atau mengamankan posisi keranjang investasi yang dimiliki.

Lakukan Hanya Jika Mampu Menanggung Kerugian
Forex trading merupakan jenis investasi yang memiliki resiko ralatif besar (high risk high return). Karena itu lakukanlah trading dengan idle money yang tidak akan membuat anda kesulitan uang jika terjadi kerugian.

Jangan Menempatkan seluruh Uang Dalam Satu Posisi
Menempatkan semua uang dalam satu posisi adalah tindakan yang sangat bodoh dan beresiko, karena berpotensi membuat kita kehilangan semua uang.

Jangan Melakukan Trading Pada Banyak Currency
>Berkonsentrasi dan fokus pada sedikit atau beberapa valas saja. Terlalu banyak valas yang ditransaksikan membuat kita kesulitan memantau perkembangan posisi valas karena semakin banyak informasi yang harus kita cari.

Berlatih Berjalan Sebelum Berlari
Jangan trading sebelum memahami benar bagaimana harus melakukan trading. Memahami dan belajar trading melalui situs-situs valas yang menyediakan tempat untuk demo atau game valas adalah tindakan yang harus dilakukan sebelum benar-benar melakukan trading.

Menerima Kenyataan Bahwa Market Is Always Right
Pasar bukanlah kumpulan bebek yang dapat dengan mudah di giring oleh satu atau beberapa orang. "Market will go where it wants to go." begitu kata orang Inggris.

Sesekali Tidak ada Salahnya Mengalah
Jika berada pada posisi yang terus merugi, segeralah keluar. Tunggu sampai datang kesempatan lain untuk bisa menang.

Biarkan Profit yang Diperoleh Sampai ada Alasan Untuk Mengambilnya.
Jangan buru-buru menarik keuntungan dari profit yang telah kita peroleh sampai beberapa indikator fundamental, teknikal dan parameter-parameter lain memberi isyarat untuk mengambilnya.

Jaga Kesehatan Jiwa Dan Raga
Trading valas adalah aktifitas yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, jika prinsip time is money dijadikan pegangan, menjaga kondisi kesehatan adalah suatu keharusan.

Jangan Terlalu Serakah/Tamak
Jika target profit telah dicapai, berhentilah untuk sementara waktu sampai ada kesempatan lain yang menguntungkan untuk trading kembali. Hindari sifat serakah yang justru akan menjadi bumerang bagi anda sendiri, karena pasar tidak selamanya memihak kepada kita.

Semoga artikel diatas dapat membantu anda dalam ber-Trading, khususnya Psikologis dalam diri anda.


Sumber
READ MORE - Aspek Psikologis Forex >

Forex Market Time

Posted by Artikel Menarik | 8:43 AM | | 0 comments »

Market Time Chart

Dalam bertrading ada baiknya anda harus mengetahui waktu yang tepat untuk anda gunakan dalam bertrading. Anda dapat melihat tabel berikut mengenai waktu yang tepat dalam bertrading dan untuk beristirahat.


Forex Market Time
Tabel di atas akan membantu anda dalam mengetahui pasar dibuka sekaligus mengetahui pergerakan mata uang secara menyeluruh, misalkan anda mau bertrading EUR/USD maka anda harus mengetahui jam berapa pasar Eropa dan USA dibuka dan ditutup. Serta anda harus mengetahui kapan perdagangan EUR dan USD ramai untuk diperdagangkan.



Pasar Eropa dan Inggris kebanyakan ramai disaat malam hari karena berita Fundamental Negara tersebut muncul saat pasar dibuka yaitu malam hari. Anda lihat saja USD mulai ramai saat pasar dibuka sekitar jam 19.00 dan ditutup jam 03.00 sedangkan saat pasar menjelang ditutup pasar USD mulai sepi kembali.



Anda perlu mengetahui bahwa mata uang yang kita tradingkan ramai saat kedua pasar tersebut dibuka, yaitu sekitar pukul 19.00 hingga pukul 21.



Dengan anda mengetahui kapan pasar dibuka maka anda akan merasa sedikit tenang saat ingin bekerja disiang hari, dan anda dapat bertrading dimalam hari. Begitu menguntungkan bagi anda yang bekerja disiang hari dan bertrading dimalam hari karena dimalam hari pergerakan pasar semakin cepat dan dapat semakin cepat pula anda mendapatkan keuntungan serta anda pun tak perlu meninggalkan pekerjaan anda untuk bertrading.



setelah anda mengetahui Forex Market Time, saatnya kita mempersiapkan diri untuk memulai Trading. Bagi anda yang Belum Familiar dengan Forex, ada baiknya anda mempersiapkan perlengkapan apa saja sih yang diperlukan untuk ber-Trading Forex....? Berikut persiapan yang perlu anda miliki :



? Komputer atau Laptop yang dapat terhubung dengan internet, atau bisa juga melalui warnet didaerah sekitar rumah anda.


? Memiliki account e-mail baik yang berbayar maupun yang gratisan .
? Memiliki Rekening Bank sebagai sarana Deposit maupun Penarikan dari hasil Trading kita sehari-hari.



? Memiliki Account Rekening Online seperti Liberty Reserve, Perfect Money, Money Broker ataupun yang lainnya. Apabila kita melakukan penarikan antar Bank secara Internasional, maka kita memerlukan waktu paling cepat sekitar 3 hari jam kerja.



? Mendaftar pada Penukaran Mata Uang (Money Changer), yang terpercaya, untuk mempermudah dan menghemat waktu serta biaya transaksi.


? Mendaftar pada Broker Forex yang terpercaya.
Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam memilih waktu yang tepat untuk memulai Posisi Open Buy maupun Open Sell.
 
READ MORE - Forex Market Time >

Kamus Trading Forex

Posted by Artikel Menarik | 8:15 AM | | 0 comments »

0ShareThisNew

The Bible of Forex
Pada bisnis trading forex akan terdapat banyak kata atau kalimat yang asing di dengar terutama bagi seorang pemula. Disini saya akan menjelaskan beberapa mengenai istilah yang belum kita ketahui secara menyeluruh dalam bisnis forex.



Above The Market : Perintah untuk menjual sekuritas atau surat berharga di atas harga pasar saat itu.



Acceleration Theory : Perintah untuk menjual sekuritas atau surat berharga di atas harga pasar saat itu.



Acceptance : Persetujuan untuk membeli atau menjual sekuritas/kontrak mata uang tertentu pada tanggal tertentu dan dengan harga tertentu dimasa depan.



Account : Semua catatan pembukuan yang menyangkut berbagai transaksi seorang nasabah, termasuk saldo kredit atau debit, floating loss/profit dan nilai buku riil.



Account Balance : Selisih antara debit dan kredit dalam suatu rekening. Bila debitnya lebih besar dari kredit, maka rekening tersebut dikatakan memiliki saldo negatif. Dalam istilah lain disebut defisit. Sedangkan sebaliknya disebut surplus.



Account Executive : Seorang karyawan dari perusahaan pialang/dealer suatu perusahaan pialang saham/valas, disingkat AE. AE padat mengajukan order beli atau jual terhadap sekuritas/mata uang, dan diijinkan mengelola rekening klien. Di negara-negara yang sudah maju, jabatan AE harus memiliki izin/sertifikasi dari badan bursa nasiobal setempat.



Account Statement : Laporan berkala yang menjelaskan status dari berbagai transaksi beli/jual sekuritas/kontrak mata uang seorang nasabah.



Accounting Rate of Return : Tingkat laba akuntansi. Laba yang dihasilkan selama suatu periode akuntansi dibagi dengan jumlah uang yang diinvestasikan selama periode yang sama.



Accomodation trading : Trading tanpa lawan transaksi, biasanya dengan bantuan trader ilegal.



Analisa Fundamental : Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang.



Analisa Teknikal : Sebuah upaya peninjaulan atau analisis harga sebuah mata uang dengan mempergunakan data statistik seperti harga yang telah terjadi, harga rata-rata, volume, dan lain-lain.



Apresiasi : Penguatan sebuah mata uang atau saham, dari akibat respon positif atau deman yang lebih tinggi dari partisipan pasar.



Arbitrage : Pembelian atau penjualan saham/valuta asing/longam mulia/obligasi/atau komuditas lain dari satu pasar ke pasar lainnya yang terpisah tetapi berhubungan. Peluang arbitrage muncul saat dua perusahaan berencana melakukan merger atau ketika suatu kontrak mata uang ditransaksikan di lain jenis pasar, agar didapat keseimbangan nilai atau selisih kurs spot lewat cross rate.



Arbitrage Bond : Obligasi-obligasi minisipal yang diterbitkan dengan tujuan untuk mendanai ulang obligasi berbunga lebih tinggi sebelum obligasi ini boleh ditebus. Untuk mendapatkan keuntungan suku bugan, dana hasil penerbitan baru diinvestasikandalam sekutiras-sekuritas surat utang tertentu sampai tanggal penebusan tiba.



Arithmatic Investing : Metode investasi yang mengurangi resiko yang dihadapi investor dengan cara mengestimasi tingkat keuntungan sepanjang peroide waktu tertentu.



Around : Beberpa poin diatas atau dibawah harga target (harga par). Misalnya, ketika mengkuotasikan premium atau harga spot yang ingin dibeli/jual. Istilah three-three around berarti 3 poin dibawah atau diatas harga yang diinginkan.



Asian Development Bank : Sebuah bank internasional yang berkantor pusat di Filipina yang membantu pertumbuhan sosial dan ekonomi di Asia dengancara memberikan pinjaman kepada negara-negara miskin.



Ask Price : Harga penawaran penjualan suatu kontrak mata uang/saham.



Asset : Segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau individu, dari mulai bangunan, perlalatan, hingga aktiva yang tak berwujud seperti paten dan reputasi.



Asset Allocation : Alokasi investasi dalam berbagai asset demi meraih tujuan-tujuan tertentu seperti level resiko, tingkat keuntungan, dan potensi apresiasi.



Asset Backed Security (ABS) : Obligasi-obligasi yang dijamin(di-back up) oleh piutang, seperti kartu kredit, mobil, sewa guna peralatan, kredit personal tanpa jaminan, rumah, serta asset lainnya yang bergerak. Sekuritas ini biasanya dirancang agar mendapatkan rating kredit yang tinggi.


Asset Play : Sebuah sekuritas/saham yang menarik, karena harga pasarnya tidak mencerminkan nilai dari asset-asset perusahaannya.



Asset Valuation : Estimasi nilai suatu asset yang akan menjadi dasar pengenaan pajak.



At Best : Perintah untuk membeli sekuritas pada harga terbaik tersedia.



At Risk : Kemungkinan kerugian. Investor-investor dalam persekutuan terbatas (limited partnership) dapat menerima pengurangan pajak jika tingkat keuntungan atas investasi mereka tidak terjamin.



Aussie : merupakan nama lain untuk pasangan mata uang AUDUSD.



Back Office : Departemen atau divisi yang bertugas memproses berbagai hal mengenai transaksi keuangan diluar departemen dealing room. Biasanya terdiri dari departemen settlement, accounting, finance.



Back-end Rights : Right yang melindungi kepentingan keuangan pemegang saham. Taktik ini digunakan oleh manajeman saat perusahaan terancam diambil alih. Jika pengambil alih berhasil membeli sebagian saham beredar tetapi tidak mampu menyelesaikan pengambilalihan sesuai nilai yang ditawarkan manajemen, para pemegang saham dapat menukarkan right dengan kas, saham preferen, atau sekuritas-sekuritas hutang lainnya, sehinga merugikan pihak yang mengambil alih.



Bad Debt : Kredit macet, atau saldo piutang kredit yang tak tertagih dan kemudian dibiayakan oleh perusahaan.



Bail Out : Penalangan



Balance : Saldo



Balance Budget : Anggaran berimbang. Ekspektasi penerimaan sama dengan ekspektasi pengeluaran selama suatu periopde tertentu.



Balance of Payment : Neraca pembayaran. Neraca yang mencatat semua transaksi keuangan internasional sebuah negara dengandasar pembukuan double-entry. Komponen-komponen Neraca pembayaran adalah neraca berjalan (impor dan ekspor barang serta jasa), neraca modal (mobilitas investasi), dan neraca emas (mobilitas emas yang dimiliki). Surplus dan defisit ditujukan dalam account yang berbeda.



Balance of Trade : Nilai dari ekspor dikurangi impor suatu negara.



Balance Sheet : Neraca. Status keuangan sebuah perusahaan atau individu pada suatu waktu tertentu. Komponen-komponen neraca adalah aktiva, kewajiban dan ekuitas.



Ballooning Defisit Effect : Efek defisit pemerintah yang membumbung tinggi dengan menghasilkan efek yang lebih besar pada perekonomian.



Bank Guarantee Letter : Surat garansi Bank.



Bank Sentral : Bank milik pemerintah yang bertugas menangani kebijakan moneter negara yang bersangkutan. Sebagai contoh, di Amerika disebut Federal Reserve, di Indonesia Bank Indonesia.



Bank Syndicate : Sindikasi perbankan. Sekelompok bank yang bersatu untuk menjual atau menjamin emisi sekuritas tertentu.



Bar Charts : Diagram batang. Jenis grafik ini menunjukan harga pembukaan, penutupan tertinggi, dan terendah dari suatu mata uang atau saham. Perubahan-perubahan nilainya terjadi dari waktu ke waktu. Biasanya dipakai oleh kalangan dealer/trader di mata uang/sekuritas untuk melakukan forcasting, atau perkiraan harga yang mungkin muncul dimasa yang akan datang. Pada analisis bar charts ini dikenal pula berbagai macam pola (chart pattern) yang menggambarkan seuatu kondisi kumpulan harga pada masa tertentu untuk kemudian diantaisipasi gerakan harga selanjutnya menurut pola yang sudah pernah terjadi dimasa lampau.



Barrel of Oil : Barel adalah standar ukuran volume minyak mentah dalam perdagangan minyak internasional. Satu barrel sama dengan 42 galon minyak pada suhu 60 derajat Fahrenheit.



Base Currency : Dalam pengertian umum, hal ini menjelaskan sebuah mata uang yang dimiliki seorang investor dalam neracanya. Dalam pasar valas, Dollar AS normalnya dinamakan sebagai base currency untuk diperdagangkan terhadap berbagai mata uang lainnya. Dihitung setiap satu dollar AS per mata uang counterparties. Pengecualian sistem base currency ini adalah terhadap Euro, Pound Sterling, Australian dollar dan berbagai mata uang yang diletakan dimuka dollar AS pada kuotasinya, menandakan mata uang tersebut menjadi direct currency.



Basis : Perbedaan antara harga spot suatu komoditi dengan harga kontrak future terdekat untuk komoditi yang sama.



Bear Market : Satu kondisi dimana harga di pasar terus menurun.



Bearish : Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang menurun.



Bid Rate : Harga yang dikehendaki oleh trader untuk membeli sebuah mata uang tertentu.



Bond : Obligasi. Sekuritas surat hutang jangka panjang yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan atau pemerintah, yang memiliki tingkat suku bunga dan tanggal jatuh tempo yang tetap. Karakteristik dari obligasi ini dimuat dalam bond indenture, diantaranya adalah apakah bunga dan prinsipal akan dibayarkan kepada orang yang anamnya tertera pada sertifikat obligasi, atau kepada siapa pun yang memegang obligasi, dimana dsalam kasus ini obligasi yang dimaksud disebut dengan bearrer bond



Bottom Price : Harga terendah yang terjadi pada rentang waktu tertentu.



Botttoming Out : Suatu kondisi harga sebuah mata uang yang sudah lama berada pada dasar harga yang rendah, dan diperkirakan akan menjadi harga terendah yang terakhir kalinya, sebelum kemudian harga mata uang tersebut kembali naik.



Break : Penurunan harga yang tajam dan cepat.


Breakaway Gap : Fluktuasi harga dimana harga tertinggi dan harga terendahnya melampaui fluktuasi harga hari sebelumnya dan tren yang tercipta. Sebagai contoh, suatu trend positif diperkirakan akan muncul jika harga terendah hari ini lebih tinggi dari harga tertinggi hari sebelumnya.



Bretton Woods Agreement of 1944 : Peraturan pemerintah US yang mematok nilai tukar Dollar US pada nilai yang tetap terhadap mata uang utama lainnya. Perjanjian ini berakhir sampai tahun 1971, ketika Prediden AS Nixon mencabut sistem perjanjian Bretton Woods ini dan memulai pasar mata uang dunia (FOREX) dengan sistem mata uang mengambang pada berbagai mata uang utama dunia.



Broker : Pialang. Perantara antara pembeli dengan penjual sekuritas/produk pasar uang. Pialang biasanya mengenakan komisi untuk setiap transaksi dari nasabahnya.



Bucketing : Secara langsung atau tidak langsung mengambil posisi yang berlawanan dengan order nasabah pada account pialang.



Bull Market : Istilah yang dipakai oleh praktisi pasar uang untuk menunjukan tren harga yang naik.



Bullish : Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang sedang naik.



Bulge : Kenaikan harga yang sangat cepat.



Buy (or sell) on close : Melakukan transaksi buy (atau sell) pada akhir sesi trading pada harga penutupan.
READ MORE - Kamus Trading Forex >

Pivot Point

Posted by Artikel Menarik | 7:28 AM | | 0 comments »

Pivot point merupakan suatu level yang digunakan para trader untuk memprediksi garis support dan garis resistance. Pivot point termasuk dalam analisa teknikal meskipun bukan suatu indikator tetapi penggunaanya dalam forex trading cukup populer terutama dalam menentukan arah pergerakan harga dan titik entry maupun exit.

Dengan menggunakan rumus perhitungan aritmetika sederhana dan data harga hari sebelumnya (High, Low, dan Close) Anda sudah bisa menentukan garis pivot point beserta garis support dan garis resistance. Seperti Anda ketahui setiap hari pergerakan harga di grafik harga yang lihat memiliki data-data High, Low, dan Close (H, L, C), data-data inilah yang Anda gunakan untuk menentukan pivot point.

Anda kan melihat market seringkali bereaksi terhadap garis pivot ini, dikarenakan banyak sekali trader yang menggunakn sistem ini untuk menentukan entry dan exit. Hal ini tentunya akan membuat Anda lebih mudah untuk memprediksi pergerakan harga disamping menggabungnya dengan indikator lain.

Dalam trading Anda tidak perlu repot-repot menghitung sendiri garis pivot ini, karena di internet ini sudah banyak software gratis untuk menghitung pivot dan teman-temannya (suport dan resistance). Salah satu software yang cukup bagus bisa Anda download di sini, klik aja ini. Dan untuk metatrader 4 klik di sini

Tetapi cara perhitungan ini perlu Anda ketahui juga agar ilmu yang Anda pelajari di sekolah dulu tidak hilang (pelajaran matimatian itu looh), dan bila Anda adalah seorang ahli berhitung matimatian, barangkali dengan mempelajari rumus-rumus pivot ini mungkin saja Anda akan menemukan rumus lain yang lebih canggih dari rumus pivot ini, misalnya rumus bagaimana caranya membuat nilai rupiah jadi lebih tinggi dari dollar; Rp 1 = USD 10.000
(Haduuh!!! kenapa tukang nge-blog ini rada ngawur gini yaa?? Salah minum obat kali..... ) maaf pembaca.. saya nyeruput kopi saya dulu biar normal kembali.

Sekarang kita lihat rumus untuk menghitung garis pivot ini beserta garis support dan garis resistance. PERHATIAN : Yang tidak terbiasa melihat rumus2 matematika dari bayi sebaiknya tutup mata dan langkahi bagian ini beberapa paragraph, kemudian langsung membuka browser baru untuk melihat gadis-gadis manis nan bahenol di browser lain.. hihihihi. (haduuuuh eling pak... ini kopinya diminum dulu yang bapak minum tadi kobokan. ....... seruput lagi aah)

Resistance 3 = High + 2 x (Pivot - Low)
Resistance 2 = Pivot + (R1 - S1)
Resistance 1 = 2 x Pivot - Low
Pivot Point = ( High + Close + Low )/3
Support 1 = 2 x Pivot - High
Support 2 = Pivot - (R1 - S1)
Support 3 = Low - 2 x (High - Pivot)

Aaah kecil kalo cuman hitungan begini sih.... gampang....! Pake kalkulator pivot aja ya.. enggak??? Hihihi soalnya kalao ngitung dulu baru trading barangkali sudah ketinggalan harga kali??

Jadi seperti Anda lihat hanya dengan data HLC hari kemarin, Anda sudah memiliki 7 buah garis, 1 garis pivot point (tengah), 3 buah garis resistance (atas) dan 3 buah garis support (bawah). tetapi yang paling penting Anda perhatikan di sini adalah tiga buah garis yaitu garis Pivot, garis resistance 1 dan garis support 1.

Bila sudah ditentukan garis pivot point dengan data HLC harga kemarin, dan pada hari ini harga pembukaan (open) berada di atas garis pivot maka bisa diperkirakan harga akan cenderung bergerak naik ke atas, sebaliknya bila harga pembukaan hari ini di bawah garis pivot maka harga diperkirakan cenderung akan bergerak turun.

Bila harga mendekati garis Support, kemungkinan harga akan revesal/berbalik kembali ke atas atau jika trend turun sangat kuat, maka harga akan menembus garis support dan trend turun akan semakin kuat.

Jika harga mendekati garis resistance maka harga akan reversal/berbalik kembali ke bawah, namun jika trend naik sangat kuat (biasanya pengaruh berita ekonomi) maka harga akan menembus garis resistance dan trend naik akan menjadi semakin kuat.

Jika garis support 1 atau resistance 1 tertembus maka pemain jangka pendek akan tertarik untuk masuk pasar. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap suply and demand yang terjadi sehingga berpotensi meneruskan pergerakan harga. Dan jika garis support 2 atau garis resistance 2 tertembus juga maka pemain jangka menengah dan panjang akan ikut untuk mengambil posisi jual atau beli.

Banyak sekali strategi yang bisa dikembangkan dengan menggunakan pivot point. Seperti misalnya menggabungkan garis-garis yang dibentuk dari pivot ini dengan melihat formasi reversal candlestick (doji, hanging man, shooting star, dll). Dengan melihat formasi sebuah doji atau hangin man yang merupakan sebuah signal reversal di dekat garis resistance, maka Anda harus berhati-hati karena potensi perubahan pergerakan harga sangat besat atau bila Anda bermaksud untuk entry posisi maka inilah saat yang baik untuk mengambil posisi sell.

Di bawah ini adalah contoh-contoh trading menggunakan garis pivot sebagi analisa pelengkap yang Anda bisa gunakan dengan teknik trading lainnya. Contoh teknik trading dengan pivot point ini saya ambil dari artikel di www.traderjuice.com oleh Mark McRae. Moga-moga bermanfaat;


Data ini diambil tanggal 12 Agustus 2004 (jaman baheula tapi tetap mantep buat contoh trading)
Anggaplah kita memiliki data EUR/USD pada hari sebelumnya
High - 1.2297
Low - 1.2213
Close - 1.2249


Maka data tadi bila dihitung akan menghasilkan nilai yang membentuk 7 buah garis;

Resistance 3 = 1.2377
Resistance 2 = 1.2337
Resistance 1 = 1.2293
Pivot Point = 1.2253
Support 1 = 1.2209
Support 2 = 1.2169
Support 3 = 1.2125

Sekarang lihat gambar grafik 5 menit EUR/USD


Garis bewarna hijau merupakan garis pivot, garis berwarna biru merupakan garis resistance (R1, R2, dan R3), dan garis berwarna merah merupakan garis support (S1, S2, dan S3).

Sekarang kitalihat bagaimana trading menggunakan garis ini;

1. Breakout Trade
Pada permulaan hari harga berada di bawah garis pivot, maka kita akan cenderung untuk melakukan trading dengan posisi sell atau short. Sebuah channel terbentuk dan kita menggungu terjadi break down pada garis channel. Untuk melakukan trading dengan teknikini tentu kita harus memesan harga di bawah garis channel (sell stop order), stop loss di setting di atas garis channel bagian atas, dan target point terletak pada garis S1. Yang jadi masalah pada trading saat ini adalah garis S1 sangat dekat dengan entry point, sehingga target profit sangat kecil yaitu sekitar 13 pips. Teknik ini cukup baik dan tentunya suatu saat teknik ini bisa diterapkan dengan target profit yang lebih besar.


2.Pullback Trade
Contoh trading dengan teknik ini; saat harga sudah turun melewati S1 dan berbalik lagi, maka entry point di setting atau di order beberapa pip di bawah garis Support yang merupakan garis yang terbentuk dari harga terendah sebelum harga mengalami pullback, Stop loss di setting beberapa pip di atas harga tertinggi saat pullback, dan target profit adalah S2. Pada gambar di bawah sayangnya kasus tidak mendukung trade dengan teknik ini karena antara entry dan S2 (target) terlalu dekat - jadi kalau kasusnya seperti ini jangan pake teknik pullback ini ya- . Selain itu harga entry order juga tidak tersentuh karena harga memperlihatkan kondisi sentimen pasar yang mulai berubah.





3. Breakout of Resistance
Sebagai kelanjutan trading di atas, setelah melihat perubahan pasar, harga bergerak menuju S1 dan membentuk channel (congestian area). Hal ini merupakan signal yang cukup baik. Teknik trading dengan breakout ini; entry order di setting beberapa pip di atas garis channel atas, dan stop loss di setting beberapa pip di bawah garis channel bawah. Untuk target, jika Anda trading dengan lebih dari satu lot, maka Anda bisa meng-close sebagian posisi, pada saat harga dekat dengan garis pivot. Dan untuk sisa lot, perkecil stop loss dan lihat reaksi pasar terhadap garis pivot, jika psar bereaksi positif menembus garis pivot maka target kedua Anda adalah garis R1.





4.Teknik Tingkat Lanjut
Seperti yang dikatakan oleh om Mark mcRae, banyak sekali teknik yang bisa digunakan dengan pivot point. Untuk trading tingkat lanjut adalah dengan memakai metode 2 garis MA (moving average) yang bersilangan sebagi filter atau konfirmasi validnya tidaknya breakout. Anda bahkan dapat menggunakan indikator lain untuk lebih memastikan kondisi pasar . Tetpai harus diingat signal yang diikuti adalah breakout levelnya sedangkan indikator hanya sebagai konfirmasi




READ MORE - Pivot Point >

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...